Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts
Monday, 20 June 2016
ANTARA AHLI DUNIA DAN AHLI AKHIRAT
ANTARA AHLI DUNIA DAN AHLI AKHIRAT
*بين أهل الدنيا و اهل والآخرة*
دخل أحد الأشخاص على ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ من الصالحين...
Seseorang Masuk Menemui Seorang Ulama Shaleh...
وقـال له : -أريد أن أعــرف ... أنا من أهل الدنيا أم من أهل الآخرة ...؟...
Orang itu berkata kepada Pria Shaleh itu : " Aku ingin Mengetahui.... Apakah Aku ini Ahli Dunia atau Ahli Akhirat...?
فرد العبد الصالح : - اذا دخل عليك من يعطيك مالا.. و دخل عليك من يأخذ منك صدقة ... فبأيهما تفرح ؟.
Ulama Shaleh itu Menjawab : " Bila datang Kepadamu Seorang yang akan Memberimu uang dan orang yang akan meminta Sedekah darimu maka Siapakah di antara mereka Berdua yang Kamu Merasa Bahagia Menjumpainya...? "
فسكت الرجــل ...
Si penanya Terdiam...
فقال العبد الصالح : - اذا كنت تفرح بمن يعطيك مالا ، فأنت من أهل الدنيا ...
Ulama Shaleh itu Melanjutkan : " Bila kamu Bahagia dengan Kedatangan orang yang akan Memberimu Uang berarti kamu di Antara Ahli Dunia...
وإذا كنت تفرح بمن يأخذ منك صدقة ، فأنت من اهل الآخرة ...
Dan bila kamu Bahagia dengan Kedatang orang yang akan meminta Sedekah Berarti kamu adalah Ahli Akhirat...
فأخذ الرجل يردد : سبحان الله ...!!!
Si penanya itu Bergumam sambil Mengulang-Ulang Kalimat : " _SubhânaLlâh_...!"
قال العبد الصالح :
لذلك كان بعض الصالحين إذا دخل عليه من يريد صدقة ، كان يقول له متهللاً : مرحبا بمن جاء يحمل حسناتي إلي الآخرة بغير أجر ..
و يستقبله بالفرحة والترحاب.
Ulama Shaleh itu Melanjutkan : " Karena itulah Sebagian orang-orang Shaleh bila didatangi oleh orang yang akan Meminta Sedekah ia akan berkata dengan penuh Keceriaan : " Selamat Datang kepada orang yang akan membawa Kebaikan Akhirat Untukku tanpa perlu di Bayar ".
ia akan menerima Kedatangan orang Semacam itu dengan sambutan penuh Kegembiraan...
قال الرجل : إذن أقول : إنا لله وإنا إليه راجعون ...!
Si penanya berkata :
Jadi aku mestinya Mengucapkan " _InnaliLâhi wa innã ilayhi râjiûwn_....?"
قال العبد الصالح : لا تيأس من رحمة الله ،، سر في ركابهم تلحق بهم ..
إن لم تكونوا مثلهم فتشبهوا بهم إن التشبه بالكرام فلاحُ ،،،
- إن جاءك المهموم انصت ..
- وإن جاءك المعتذر اصفح ..
- وإن جاءك المحتاج انفق ..
Ulama Shaleh Menanggapi : "Jangan berputus Asa Atas Rahmat ALLÂH SWT...
" Berjalanlah di atas Tunggangan Kaum Shalihin/ Mengikuti Jejaknya Kamu Akan Mampu Menyusul Mereka...
Bila kamu tidak sama Persis Seperti mereka Maka Berusahalah Meniru mereka Karena Berusaha Itu Seperti Menyerupai orang Mulia tsb adalah suatu Kebaikan "
Bila kamu diDatangi oleh orang yang Sedang gundah Dengarlah dengan penuh Perhatian...
Bila kamu didatangi oleh orang untuk Meminta Maaf, maka Maafkanlah Segala Kesalahannya...
Bila kamu didatangi oleh orang yang Membutuhkan Bantuan, Berilah ia Tanpa Menyakiti Perasaannya...
- إجعل من يراك يدعو لمن رباك ..
Jadikanlah Orang yang Pernah Melihatmu, Membuatnya Menjadi Penyeru _(Da'i)_ Kebaikan di Jalan ALLÂH SWT...
فنقاء القلب ليس غباء ، إنما ميزة يضعها الله فيمن يحب.
Kebeningan Hati itu Bukanlah suatu Kebodohan...
Itu adalah kelebihan yang diletakkan ALLÂH SWT pada diri orang yang IA Cintai.
Smg Allah sentiasa menuntun dan menjadikan kita kedalam golongan Ahli akhirat ...amien.
_WaLLâhu Alam Bishshowâb_😊😊😊
Semoga bermanfaat!!!
Thursday, 31 March 2016
RENUNGAN Malam
-------
Pembawa Berkah
Tahukah siapa-siapa orang yang membawa berkah dalam Kehidupan Kita...
Pertama : Orang yang Membantu Kita
Ketika Susah...
Kedua : Orang yang Meninggalkan Kita
Ketika Susah...
Ketiga : Orang yang Menyebabkan
Kita Jadi Susah...
Mengapa membawa BERKAH.???
Karena ke 3 jenis orang ini secara tidak langsung selain melatih kesabaran (Potensi Diri) kita, juga membuat kita semakin dewasa dan bijaksana...
Ketika ada org bicara mengenai Anda di belakang, itu adalah tanda bahwa Anda sudah ada di depan mereka.
Saat orang bicara merendahkan diri Anda, itu adalah tanda bahwa Anda sudah berada di tempat yang lebih tinggi dari mereka.
Saat orang bicara dgn nada iri mengenai Anda, itu adalah tanda bahwa Anda sudah jauh lebih baik dari mereka.
Saat orang bicara buruk mengenai Anda, padahal Anda tidak pernah mengusik kehidupan mereka, itu adalah tanda bahwa kehidupan Anda sebenarnya lebih indah dari mereka.
Payung tidak dapat menghentikan hujan tapi membuat Anda bisa berjalan menembus hujan untuk mencapai Tujuan".
Orang pintar bisa gagal,
Orang hebat bisa jatuh,
tapi orang yang...
RENDAH HATI dan SELALU SABAR dalam segala hal akan selalu mendapat jalan untuk menempatkan diri dengan seimbang karena kokoh pijakan nya...
Selamat pagi,Selamat beraktifitas..
Smoga hidup kita penuh berkah & kebahagiaan,
Aamiin YRA.....
Pertama : Orang yang Membantu Kita
Ketika Susah...
Kedua : Orang yang Meninggalkan Kita
Ketika Susah...
Ketiga : Orang yang Menyebabkan
Kita Jadi Susah...
Mengapa membawa BERKAH.???
Karena ke 3 jenis orang ini secara tidak langsung selain melatih kesabaran (Potensi Diri) kita, juga membuat kita semakin dewasa dan bijaksana...
Ketika ada org bicara mengenai Anda di belakang, itu adalah tanda bahwa Anda sudah ada di depan mereka.
Saat orang bicara merendahkan diri Anda, itu adalah tanda bahwa Anda sudah berada di tempat yang lebih tinggi dari mereka.
Saat orang bicara dgn nada iri mengenai Anda, itu adalah tanda bahwa Anda sudah jauh lebih baik dari mereka.
Saat orang bicara buruk mengenai Anda, padahal Anda tidak pernah mengusik kehidupan mereka, itu adalah tanda bahwa kehidupan Anda sebenarnya lebih indah dari mereka.
Payung tidak dapat menghentikan hujan tapi membuat Anda bisa berjalan menembus hujan untuk mencapai Tujuan".
Orang pintar bisa gagal,
Orang hebat bisa jatuh,
tapi orang yang...
RENDAH HATI dan SELALU SABAR dalam segala hal akan selalu mendapat jalan untuk menempatkan diri dengan seimbang karena kokoh pijakan nya...
Selamat pagi,Selamat beraktifitas..
Smoga hidup kita penuh berkah & kebahagiaan,
Aamiin YRA.....
Monday, 21 March 2016
ketawadlu'an para wali Allah.......
Inilah contoh2 ketawadlu'an Wali2 Allah.......
1. Sayyid Salim bin Umar bin Hafidz menceritakan salah satu ''karomah'' yg pernah ia lihat dari sang ayah,Habib Umar bin Hafidz :
''dulu..sempat tampak cahaya berbentuk lafadz Allah di kening ayahku(Habib Umar bin Hafidz),
melihat ''keajaiban'' itu,kamipun memberitahu beliau akan hal itu,akan tetapi ia sama sekali tdk mempedulikan ucapan kami,ia bahkan sama sekali tak melihat ke kaca untuk memastikan apakah hal itu benar atau tdk..
ketika akhirnya banyak orang-orang yg berkata padanya bahwa mereka memang melihat ada lafadz Allah yg tertulis di keningnya,ia hanya berkata pada mereka :
''aku lebih tahu siapa diriku yg hina ini daripada kalian..''
1. Sayyid Salim bin Umar bin Hafidz menceritakan salah satu ''karomah'' yg pernah ia lihat dari sang ayah,Habib Umar bin Hafidz :
''dulu..sempat tampak cahaya berbentuk lafadz Allah di kening ayahku(Habib Umar bin Hafidz),
melihat ''keajaiban'' itu,kamipun memberitahu beliau akan hal itu,akan tetapi ia sama sekali tdk mempedulikan ucapan kami,ia bahkan sama sekali tak melihat ke kaca untuk memastikan apakah hal itu benar atau tdk..
ketika akhirnya banyak orang-orang yg berkata padanya bahwa mereka memang melihat ada lafadz Allah yg tertulis di keningnya,ia hanya berkata pada mereka :
''aku lebih tahu siapa diriku yg hina ini daripada kalian..''
2. salah seorang ulama(yg hidup di zaman Syaikh Abdul qadir al jilani) menceritakan salah satu pengalamannya ketika berhaji :
''waktu itu,saat aku melaksanakan tawaf aku melihat seseorang sedang bersujud di dekat multazam..
aku dekati orang itu,ternyata ia adalah Syaikh Abdul qadir al jailani,aku mendengar ia berdoa,menangis,dan berkata dalam sujudnya :
''Ya Allah..andai saja engkau memang tdk ingin mengampuniku kelak di hari kiamat..maka bangkitkanlah aku dari kuburku dlm keadaan buta,hingga aku tak malu kpd mereka yg dulu telah berbaik sangka padaku di dunia..''
#ta'liq : mereka para kekasih Allah,meski mempunyai ilmu dan amal sebanyak buih lautan tapi mereka tak pernah terlena dgn apa yg telah mereka lakukan,
mereka juga tak pernah buta oleh pujian-pujian orang,
mereka selalu meyakini bahwa mereka hanyalah seorang hamba hina yg tak punya apa-apa dan hanya pantas mendapatkan neraka.......
coba bandingkan dgn kita,setiap hari berbuat dosa,sholat tahajjud dua raka'at aja udah ngerasa jadi wali,udah merasa paling ''masyallah'' diantara yg lain..seakan akan kita sudah memastikan satu tempat di surga
dgn membaca kisah-kisah beliau2......setidaknya kita merasa malu,.malu untuk merasa bahwa diri kita lebih mulia dan lebih baik dari orang lain,
malu untuk meremehkan dan merendahkan orang-orang disekitar kita(kayak apa sih amal-amal kita kalo dibandingkan dengan Habib Umar,Syaikh abdul qadir al jailani dan wali-wali Allah lainnya..?)
#Allahuma shollii 'alaa sayyidina Muhammad nabiyil umiy wa alihi wa shobihi wa salim......
#semoga kita di mampukan untuk meneladani Beliau2.....
Aamiin......
#smoga_manfaat
''waktu itu,saat aku melaksanakan tawaf aku melihat seseorang sedang bersujud di dekat multazam..
aku dekati orang itu,ternyata ia adalah Syaikh Abdul qadir al jailani,aku mendengar ia berdoa,menangis,dan berkata dalam sujudnya :
''Ya Allah..andai saja engkau memang tdk ingin mengampuniku kelak di hari kiamat..maka bangkitkanlah aku dari kuburku dlm keadaan buta,hingga aku tak malu kpd mereka yg dulu telah berbaik sangka padaku di dunia..''
#ta'liq : mereka para kekasih Allah,meski mempunyai ilmu dan amal sebanyak buih lautan tapi mereka tak pernah terlena dgn apa yg telah mereka lakukan,
mereka juga tak pernah buta oleh pujian-pujian orang,
mereka selalu meyakini bahwa mereka hanyalah seorang hamba hina yg tak punya apa-apa dan hanya pantas mendapatkan neraka.......
coba bandingkan dgn kita,setiap hari berbuat dosa,sholat tahajjud dua raka'at aja udah ngerasa jadi wali,udah merasa paling ''masyallah'' diantara yg lain..seakan akan kita sudah memastikan satu tempat di surga
dgn membaca kisah-kisah beliau2......setidaknya kita merasa malu,.malu untuk merasa bahwa diri kita lebih mulia dan lebih baik dari orang lain,
malu untuk meremehkan dan merendahkan orang-orang disekitar kita(kayak apa sih amal-amal kita kalo dibandingkan dengan Habib Umar,Syaikh abdul qadir al jailani dan wali-wali Allah lainnya..?)
#Allahuma shollii 'alaa sayyidina Muhammad nabiyil umiy wa alihi wa shobihi wa salim......
#semoga kita di mampukan untuk meneladani Beliau2.....
Aamiin......
#smoga_manfaat
Friday, 11 March 2016
Pantaskah kita disebut murid????
Oleh : Habib Jindan bin Novel Jindan
Syeikh (itu) ada yang benar ada juga yang palsu, begitu juga para murid, ada murid yang benar benar murid ada juga murid yang palsu, maka tanyakan kepada diri kita,..benarkah kita seorang Thalabul Ilmi (penuntut ilmu-red),..pantas menyandang sebutan sebagai seorang murid?
Lihat teladan AlHabib Muhammad AlHaddar, beliau guru dari AlHabib Umar bin Hafidh juga guru dari AlHabib Zain bin Sumaith, ketika masih menuntut ilmu di Rubath Tarim ia selalu menghabiskan setiap malamnya bergadang menuntut ilmu, hingga jika kantuk datang maka beliau membasahkan dirinya dengan air hingga hilang kantuknya, bahkan sekali waktu beliau naik ke atap rumahnya untuk menghilangkan kantuknya dan berkata kepada dirinya “Kalau aku jatuh maka aku mati”. Beliau pun tidak mau ada hal yang menganggunya dalam menuntut ilmu, diceritakan jika datang surat dari keluarganya maka beliau tidak membukanya dan disimpan terus seperti itu hingga selesai masa belajar baru dibuka, disitu di surat diterangkan si fulan wafat, si fulan lahir, si fulan menikah dlsbnya, beliau berbuat seperti ini saking takdhimnya dalam menuntut ilmu.
Simak juga bagaimana AlHabib Abdullah bin Abdurrahman bin Syaikh Abubakar bin Salim ketika sampai di Tarim, hari pertama sampai di tempat menuntut ilmu langsung sibuk belajar, zaman dahulu jika seseorang pergi belajar maka membawa kasurnya sendiri, beliau tidak pernah sempat membuka kasurnya, beliau selalu tertidur dalam posisi terduduk lalu bangun subuh dan lanjut lagi esok malamnya dengan keadaan yang sama hal ini pun dilakukan terus menerus hingga 4 tahun, hingga beliau tidak tahu siapa teman di sebelah kamarnya.
AlHabib Abdullah Umar Asy-Syatiri dimana beliau adalah guru dari semua ulama terkenal dizamannya, berkata “Tidak pantas menyebut diri sebagai penuntut ilmu kalau tidak solat tahajud”, bahkan belum bisa dikatakan belajar Fiqih jika belum hafal Zubad dan Nahwu jika belum hafal Alfiah. Perbedaan kita dengan mereka bukan seperti langit dengan bumi, tetapi seperti langit dengan sumur.
Ketahuilah bahwa sebelum seorang menuntut ilmu maka harus di seleksi dulu, jika dilihat oleh guru si murid belum bersih hatinya maka akan dibersihkan dulu hatinya atau pada akhlaknya atau pada kualitas ibadahnya hingga jika sudah bersih dan layak yang akan masuk adalah hanya cahaya ilmu.
Diceritakan datang seorang ke Imam Abdurrahman Al Masyhur ingin menuntut ilmu, sebelum belajar sang Imam menyuruh dulu si calon murid untuk membeli ikan asin basah di pasar, yang disuruh bukan orang sembarangan, seorang anak ulama besar, tidak pernah sekalipun pergi ke pasar, maka si anak tadi meminta wadah untuk dibawa, berkata sang imam masukkan ikan asin tersebut ke lengan bajumu dan bawa kemari…,sampai dipasar ramai orang kedatangan anak seorang ulama besar belanja dipasar, berkata si anak “Saya disuruh guru saya untuk membeli ikan asin basah dan dimasukkan ke lengan baju”, setelah sampai dihadapan sang imam maka berkata “Tadi aku mengujimu karena aku melihat ada kesombongan dalam hatimu dan sekarang kesombongan itu sudah hilang”.
Lihat Sayyidina Abdullah bin Abbas berkata “Saat mencari ilmu agama saya terhinakan orang, susah, capek namun ketika saya sudah di cari orang saya di hormati orang” walaupun tidak bertujuan mencari pujian orang.
Satu saat Sayyidina Zaid bin Tsabit datang ke pemakaman ibunya Sayyidina Abdullah bin Abbas, maka berdiri ia menyambut Zaid bin Tsabit, sahabat Rasulullah yang sedang naik keledai dan menuntunnya, sementara dizaman itu perbuatan seperti ini adalah perbuatan seorang budak, maka berkata Zaid bin Tsabit “Wahai sepupu Nabi lepaskan”, berkata Abdullah bin Abbas “Beginilah kita diperintahkan untuk memperlakukan para ulama kita”, maka turunlah zaid dari keledainya dan mencium tangan Abdullah bin Abbas sambil berkata “Beginilah kita memperlakukan Ahlulbait Nabi SAW”.
Seseorang kalau gak mau susah gak bakal sampai ke tempat yang tinggi, berkata AlHabib Abubakar Al Adni “Siapa yang takut dengan tantangan tidak akan sampai ke tempat yang tinggi, hakikat yang mahal ada di tempat yang tinggi, buah jika berduri akan menjadi mahal, siapa yang tidak mau menyelam ke dasar lautan tidak akan mendapat mutiara, tidak akan mendapat hadiah anugerah tersebut dan lemah terhadap hal tersebut”
Zaman dulu ada seorang bernama Abdul Jalil, ia bersungguh sungguh mencari syaikh, datang ke satu kampung dan ditunjuki oleh orang orang kampung untuk pergi bertemu seorang syaikh yang sudah terkenal di kampung tersebut, namun tanpa diketahui ternyata syaikh tersebut seorang penipu!…syaikh palsu ini punya teman teman n waktu sendiri untuk mabuk mabukan, maka datang Abdul Jalil mengetuk pintu ditanya “siapa engkau?” “Aku Abdul Jalil” kebetulan si syaikh palsu ini lagi nunggu temen maboknya namanya sama Abdul Jalil juga, maka ketika di buka pintu kaget si syaikh palsu kedoknya terbongkar, Abdul Jalil melihat syaikh palsu sedang mabuk dikelilingi botol botol minuman, melihat itu ia bersungkur sujud “Syaikh tolong bimbing aku ke jalan Allah” ternyata yang datang seorang polos, maka disurulah Abdul Jalil diperbudak menjaga kebun, terus ia bekerja dan beribadah dengan kesungguhan tanpa tahu bahwa sang syaikh adalah syaikh palsu penipu, ketika itu di lain tempat sedang berlangsung pertemuan para wali sedang mencari kandidat, bertanya para wali “Siapa yang akan dijadikan pengganti wali yang wafat?” maka berkata seorang wali “Ada seorang yang pantas tetapi sungguh kasihan karena ia berguru kepada orang yang salah..berguru kepada seorang syaikh palsu”, maka diangkatlah Abdul Jalil berkat kesungguhannya menjadi seorang wali….ia datang dengan kesungguhan maka ada guru lain yang akan peduli, maka hati hatilah jangan tertipu dengan hal semacam ini yang akan membuat iman kita bangkrut!.
Diceritakan seorang datang ke Imam Ahmad bin Hambal ingin menjadi murid mempelajari ilmu Hadist, maka malamnya disiapkan ember oleh Imam barangkali si calon murid ingin shalat tahajjud, esok subuh Imam Ahmad menghampirinya dan mendapatkan calon murid baru bangun sementara air di ember masih penuh, “Kenapa embermu masih penuh? engkau tidak shalat Tahajjud?” calon murid berkata tidak, maka berkata Imam Ahmad “Jika belum tahajjud belum pantes belajar hadist”. Harus diperbaiki dulu mental orang tersebut, tuntut ilmu untuk diamalkan bukan sekadar diriwayatkan.
Jangan dekat dengan orang besar tetapi gak ambil manfaat!.
Satu saat pergi Sayyidina Isa bin Maryam bersama seorang membawa bekal roti gandum yang jumlahnya sesuai dengan lamanya perjalanan, ketika ingin dimakan maka didapati berkurang roti gandum 1 buah.
Sayyidina Isa bertanya siapa yang mengambil roti, orang itu berkata aku tidak tahu. Lanjut perjalanan diajak oleh Sayyidina Isa berjalan menyeberangi air, berjalan di air dan berkata “Ini mukjizat kamu percaya? Iya”, maka ditanya “Siapa yang mengambil roti gandumnya”, orang tersebut bilang “Aku tidak tahu”.
Maka berjalan lagi mereka melintasi kuburan, Sayyidina Isa menghidupkan orang mati dan berkata “Ini mukjizat kamu percaya? Iya”, maka ditanya “Siapa yang mengambil roti gandumnya” orang tersebut bilang “Aku tidak tahu”.
Berjalan lagi hingga menjumpai gundukan tanah, Sayyidina Isa pun merubah tanah tersebut menjadi emas dan berkata “Kita bagi 3 bagian, 1 untukku 1 untukmu dan 1 lagi untuk yang mengambil roti gandum” mendengar itu orang tersebut baru mengaku…maka Sayyidina Isa berkata “Ambil semua termasuk bagian saya, tetapi jangan temani saya lagi” dia rela ketinggalan Sayyidina Isa dan memilih dunia!.
Dia gak mikir bagaimana memindahkan tumpukan emas sedemikian banyak. Lalu datanglah 2 perampok, karena takut maka sepakat untuk membagi emas tersebut dengan maling, lihat keadaan orang yang cinta dunia dan tidak bisa menjaga adab, dalam sesaat Allah rubah barisannya bergabung menjadi bagian dari para penyamun.
Maka pergi salah seorang dari mereka membeli makanan dan mempunyai niat jahat dan keserakahan, maka diracun makanan tadi, sementara 2 orang yang menunggu juga berpikiran sama “Daripada dibagi 3, lebih baik kita bagi berdua, kita bunuh saja!”. Saat kembali dari pasar maka dibunuhlah orang tadi dan sebelum membagi emas mereka makan makanan yang sudah di beri racun..mati semuanya tak tersisa!…beberapa lama lewatlah Sayyidina Isa dengan murid muridnya melihat gundukan emas beserta 3 tiga mayat dan berkata “Itulah dunia akhirnya akan seperti itu!”…itulah yang tidak bisa menjaga adab terhadap guru!.
Diceritakan bahwa Imam Hasan AsSyadzili kedatangan seorang yang ingin belajar ilmu kimia merubah benda menjadi emas, ilmu ini sudah lama punah, Imam mengiyakan dengan syarat setiap batal wudhu harus melakukan shalat sunnah, setahun kemudian ketika sedang menimba air terasa berat dan didapati air tersebut berubah menjadi emas!.Karena sudah istiqomah untuk berwudhu shalat sunnah maka dituang lagi, di tarik lagi…didapati emas lagi…dibuang lagi terus hingga kembali menjadi air “Ini yang saya mau!”.
Murid tadi menemui Imam AsSyadzili meminta dikembalikan seperti semula, maka berkata sang Imam “Cukuplah…dirimu pun sudah mejadi emas hingga hatimu pun menjadi emas!” Berkat keberkahan dekat kepada orang mulia,…bagi murid emas dan tanah adalah sama!
Lihat…Cinta Habib Munzir kepada gurunya yaitu AlHabib Umar bin Hafidh begitu besar hingga kalau di suruh lompat terjun pun beliau akan lompat, bagi Habib Munzir kalau Habib Umar menyuruh melakukan A ya harus A bukan a kecil tapi A besar, saya buka sedikit…,dulu ketika Habib Munzir sering memajang fotonya dan Habib Umar di jalan jalan, Habib Umar berkata kepada saya untuk menyampaikan jika pada kedatangan kita berikutnya jangan tempel foto di jalan umum, sekedar pengumuman tanpa foto, biarkan itu milik para orang politik, berlaku hingga sekarang…..ini penyerahan seratus persen terhadap gurunya, seperti mayat dihadapan gurunya.
Dulu di awal perjalanan dakwah, Habib Munzir sering keluar kota berhari hari hingga banyak problem berupa sakit, tumpukan hutang dll, maka datang surat dari Habib Umar melarang keluar kota dan perintah rinci lainnya tidak boleh begini, harus begini dlsbnya, tdk boleh pinjem sama siapapun banyak perintah berat dengan adanya surat tersebut, saya tahu isi surat tersebut karena bacanya bareng di kamar saya…Habib Munzir syok dengan keadaan tersebut, sampai berkata “Kalau ane tahu hati Habib Umar akan seperti ini, ane gak mau jadi ulama mending jadi tukang sate!”.
Sayyidina Umar bin Khattab pernah berkata “Andaikata aku tidak pernah dilahirkan ke dunia, andaikata ibuku mandul, andaikata aku dilahirkan sebagai seekor kambing maka akan lebih ringan…hanya makan minum gemuk disembelih maka selesai, tidak harus memikul tanggung jawab besar dihadapan Allah.
Saya bilang “Ya munzir…mau bagaimanapun berat dan ringannya, Habib Umar guru kita,…kita gak faham saat ini tetapi ke depan bakal faham”..ternyata betul!…urusan jadi beres, hutang selesai, dakwah hingga jadi seperti sekarang dlsbnya, klo bukan karena surat Habib Umar gak bakal seperti ini dan semua itu pun butuh pengorbanan, mau makan pun susah karena sudah gak boleh pinjam, terkadang ke majelis naik taksi, kadang saya yang jemput, berkat taat dan kepatuhan lambangnya bukan banyaknya massa dlsbnya tetapi dengan ridhonya Habib Umar terhadap beliau simaklah bait bait syairnya, beliau Habib munzir lakukan dengan penuh pengorbanan,..intinya jangan pernah melepaskan diri dari syaikh dalam keadaan apapun.
Belasan tahun lalu, pernah satu saat, Habib Umar bercerita kepada saya ada seorang murid Habib Umar, seorang teman kami berdakwah di Jazirah Arab, sukses memiliki banyak jamaah, selesai majelis ditunggu banyak mobil jamaah yang minta dinaikinya…macam macam fasilitas….tetapi ia lupa dan berkata bahwa semua ini adalah hasil dari jerih payahnya, dari keringatnya, bukan hasil dari gurunya,…menisbatkan kesuksesan kepada dirinya lupa kepada gurunya yaitu Habib Umar, maka ketika ia melepas diri dari Habib Umar maka hilanglah sudah semua hal yang dianggap miliknya..tidak ada lagi macam macam fasilitas yang menunggunya…mobil mobil muridnya hanya berlalu begitu saja tidak memperdulikan hanya sekedar “Oh ada ustad”…maka celaka orang yang dekat dengan syaikh tapi tidak beradab!….semoga kita menjadi murid yang menbanggakan guru dan juga menjadi kebanggaan guru kita…Aamiin.
Allahuma soli ala sayidina muhammad nabiyil umiy wa alihi wa shobihi wa salim
Thursday, 10 March 2016
buah ketaatan seorang murid KH. Kholil Bangkalan Madura
Suatu ketika ada seorang anak kecil kira² berumur 9 tahun pergi nyantri ke Hadratussyekh KH. Kholil Bangkalan Madura.
Melihat keadaan bocah kecil ini Kyai Kholil tidak langsung mengajar ngaji karena khawatir tidak kerasan. Sambil menunggu si bocah merasa betah, Kyai Kholil memberi tugas pada si santri kecil ini untuk membersihkan daun mangga yang jatuh dari pohonnya di depan ndalem Kyai Kholil.
Si bocah ini menjalankan perintah gurunya dengan senang hati.
Pada suatu malam turunlah hujan begitu lebat, Kyai Kholil keluar dan
duduk di teras rumah. Dilihatnya ada seorang anak yang tetap
berhujan-hujanan di bawah pohon mangga menjaga daun mangga yang jatuh ke
tanah untuk langsung dibersihkan.
Seketika itu Kyai Kholil memanggil anak tersebut, betapa kagetnya Kyai Kholil ternyata dia adalah anak kecil yang diberi tugas membersihkan daun mangga bila ada yang jatuh dari pohonnya itu.
Melihat kejadian tersebut Kyai Kholil berkata kepada si kecil yang bernama Abbas itu,
"Wahai Abbas sekalipun engkau masih kecil belia tapi engkau memiliki ketaatan sungguh² kepada guru. Oleh karena itu cukup untuk kamu ngaji di sini sekarang."
Kyai Kholil bertakbir keras, "Allâhu Akbar... Allâhumma sholli 'alâ Sayyidinâ Muhammad. Pulang...!! Mengajar...!! Ilmunya ditanggung Kholil...!!"
Seketika itu pula Kyai Kholil meminta Abbas kecil menengadah ke langit dengan membuka mulut dan Kyai Kholil meludahi mulut Abbas kecil, maka pulanglah Abbas kecil dengan derai air mata karena tak kuasa meninggalkan guru yang dicintai dengan amanah yang dibanggakannya.
Subhânallah... Jadilah Abbas seorang kyai besar berpengaruh di Banyuwangi dengan santri yang luar biasa hingga sekarang.
'Mencari ridlo Guru' itulah rahasia besar kesuksesan ulama terdahulu, yang makin terlupakan sekarang.
Di samping keikhlasan sang guru itu sendiri tentunya yang juga makin jarang kita temukan
Allâhumma nfa'nâ bimâ 'allamtanâ wa 'allimna lladzî yanfa'unâ —
Seketika itu Kyai Kholil memanggil anak tersebut, betapa kagetnya Kyai Kholil ternyata dia adalah anak kecil yang diberi tugas membersihkan daun mangga bila ada yang jatuh dari pohonnya itu.
Melihat kejadian tersebut Kyai Kholil berkata kepada si kecil yang bernama Abbas itu,
"Wahai Abbas sekalipun engkau masih kecil belia tapi engkau memiliki ketaatan sungguh² kepada guru. Oleh karena itu cukup untuk kamu ngaji di sini sekarang."
Kyai Kholil bertakbir keras, "Allâhu Akbar... Allâhumma sholli 'alâ Sayyidinâ Muhammad. Pulang...!! Mengajar...!! Ilmunya ditanggung Kholil...!!"
Seketika itu pula Kyai Kholil meminta Abbas kecil menengadah ke langit dengan membuka mulut dan Kyai Kholil meludahi mulut Abbas kecil, maka pulanglah Abbas kecil dengan derai air mata karena tak kuasa meninggalkan guru yang dicintai dengan amanah yang dibanggakannya.
Subhânallah... Jadilah Abbas seorang kyai besar berpengaruh di Banyuwangi dengan santri yang luar biasa hingga sekarang.
'Mencari ridlo Guru' itulah rahasia besar kesuksesan ulama terdahulu, yang makin terlupakan sekarang.
Di samping keikhlasan sang guru itu sendiri tentunya yang juga makin jarang kita temukan
Allâhumma nfa'nâ bimâ 'allamtanâ wa 'allimna lladzî yanfa'unâ —
Monday, 7 March 2016
Waspada dengan pujian ..
Waspada dengan pujian ...
Diceritakan ada seekor anak nyamuk yang baru saja belajar terbang merasa kegirangan saat ia berhasil terbang, "Aku hebat mah, tadi aku terbang dan manusia bertepuk tangan." Sang Induk nyamuk berujar, "Awas Nak! Tepuk tangan mereka untuk membunuhmu! Bukan untuk memujimu."
Faedah yang bisa kita petik dari dongeng di atas adalah jangan mengira yang memujimu akan menjadikan dirimu mulia. Justru terkadang yang memujimu, menjadikanmu binasa, karena pujiannya tersebut menjadikanmu lupa dan lengah yang berakibat engkau melambung dan pongah. Semoga Allah menjadikan kepada kita semua hamba Allah yang tidak bangga dengan pujian & tak berduka atas kritikan & hinaan. Aamiin. Semoga bermanfaat.
Dikutip dari tulisan Derry Sulaiman.
Diceritakan ada seekor anak nyamuk yang baru saja belajar terbang merasa kegirangan saat ia berhasil terbang, "Aku hebat mah, tadi aku terbang dan manusia bertepuk tangan." Sang Induk nyamuk berujar, "Awas Nak! Tepuk tangan mereka untuk membunuhmu! Bukan untuk memujimu."
Faedah yang bisa kita petik dari dongeng di atas adalah jangan mengira yang memujimu akan menjadikan dirimu mulia. Justru terkadang yang memujimu, menjadikanmu binasa, karena pujiannya tersebut menjadikanmu lupa dan lengah yang berakibat engkau melambung dan pongah. Semoga Allah menjadikan kepada kita semua hamba Allah yang tidak bangga dengan pujian & tak berduka atas kritikan & hinaan. Aamiin. Semoga bermanfaat.
Dikutip dari tulisan Derry Sulaiman.
Saturday, 5 March 2016
KUMPULAN KATA-KATA MUTIARA PROF DR AS-SAYYID MUHAMMAD BIN ALWI AL-MALIKI AL HASANI RA.
KUMPULAN KATA-KATA MUTIARA PROF DR AS-SAYYID MUHAMMAD BIN ALWI AL-MALIKI AL HASANI RA.
*.Selamanya aku tetap sebagai murid.
*.Selamanya pun engkau tetap menjadi murid.
*.Sampai sekarang aku tetap mencari orang yang mau mengajariku ilmu agama.
*.Jangan biarkan adat mengaturmu, tetapi kamu harus yang mengaturnya.
*.Kebanyakan urusanku telah terprogram dan terencana dengan rapi, tetapi aku tidak mau diatur oleh program itu.
*.Tujuanku berpenampilan bagus dan rapi, tiada lain kecuali untuk menghormati ilmu.
*.Aku merasa malu kepada Allah, jika tamuku keluar dari rumahku tanpa membawa apa-apa ditangannya, atau tanpa mencicipi suatu hidangan makanan.
*.Aku marah kepada murid yang tidak menghormati gurunya, meskipun sang guru adalah temannya sendiri.
*.Aku sangat marah kepada murid yang meremehkan dan tidak memperhatikan pelajarannya.
*.Aku marah kepada murid yang tidak sopan ketika membaca wirid, lebih-lebih ketika membaca A-Qur’an.
*.Aku tidak banyak melakukan puasa, shalat, atau membaca Al-Qur’an. Aku berharap semoga Allah menerimaku dengan selamatnya hati.
*.Aku tidak mempunyai banyak amal ibadah. Semoga Allah menerimaku berkat membantu orang lain.
*.Aku tidak pernah memberikan sesuatu kepada seseorang, lalu aku merasa bahwa pemberian itu pantas untuknya dan ia pantas menerima pemberianku.
*.Aku tidak pernah memberikan sesuatu kepada seseorang, lalu aku merasa telah memberinya banyak, tetapi aku merasakan sebaliknya.
*.Jika bukan aku dan para santri yang memuliakan ilmu, lalu siapa?!.
*.Aku adalah musuh orang-orang yang meremehkan para santri dan kaum yang lemah.
*.Aku tidak pernah merasa bosan untuk menyebarkan ilmu, walaupun kepada satu orang.
*.Aku tidak pernah merasa jemu untuk mengulang-ulangi ilmu dan kitab. Teladanku dalam hal ini adalah Ayahanda (As-Sayyid Alawi Al-Maliki).
*.Ilmu yang paling utama adalah yang diperoleh dengan cara belajar dan diilhami langsung dari Allah. Dan Alhamdulillah ilmuku diperoleh dari keduanya.
*.Tasbih tidak pernah lepas dari saku baju atau tasku.
*.Dalam perjalanan, Aku selalu berusaha untuk membawa kitab, demi mengikuti jejak ayahanda.
*.Jiwa, nafas, dan hartaku semua kupersembahkan untuk ilmu dan orang-orang yang berilmu.
*.Aku berharap kelak jika Alloh mencabut nyawaku, pada saat itu aku sedang bersama santri-santriku dan kitab-kitabku, dan aku dalam keadaan berpuasa.
*.Ilmu telah tercampur dengan darah dagingku.
*.Aku sangat menghormati orang yang datang kepadaku dari jauh demi menuntut ilmu.
*.Selamanya aku tetap sebagai murid.*.Selamanya pun engkau tetap menjadi murid.
*.Sampai sekarang aku tetap mencari orang yang mau mengajariku ilmu agama.
*.Jangan biarkan adat mengaturmu, tetapi kamu harus yang mengaturnya.
*.Kebanyakan urusanku telah terprogram dan terencana dengan rapi, tetapi aku tidak mau diatur oleh program itu.
*.Tujuanku berpenampilan bagus dan rapi, tiada lain kecuali untuk menghormati ilmu.
*.Aku merasa malu kepada Allah, jika tamuku keluar dari rumahku tanpa membawa apa-apa ditangannya, atau tanpa mencicipi suatu hidangan makanan.
*.Aku marah kepada murid yang tidak menghormati gurunya, meskipun sang guru adalah temannya sendiri.
*.Aku sangat marah kepada murid yang meremehkan dan tidak memperhatikan pelajarannya.
*.Aku marah kepada murid yang tidak sopan ketika membaca wirid, lebih-lebih ketika membaca A-Qur’an.
*.Aku tidak banyak melakukan puasa, shalat, atau membaca Al-Qur’an. Aku berharap semoga Allah menerimaku dengan selamatnya hati.
*.Aku tidak mempunyai banyak amal ibadah. Semoga Allah menerimaku berkat membantu orang lain.
*.Aku tidak pernah memberikan sesuatu kepada seseorang, lalu aku merasa bahwa pemberian itu pantas untuknya dan ia pantas menerima pemberianku.
*.Aku tidak pernah memberikan sesuatu kepada seseorang, lalu aku merasa telah memberinya banyak, tetapi aku merasakan sebaliknya.
*.Jika bukan aku dan para santri yang memuliakan ilmu, lalu siapa?!.
*.Aku adalah musuh orang-orang yang meremehkan para santri dan kaum yang lemah.
*.Aku tidak pernah merasa bosan untuk menyebarkan ilmu, walaupun kepada satu orang.
*.Aku tidak pernah merasa jemu untuk mengulang-ulangi ilmu dan kitab. Teladanku dalam hal ini adalah Ayahanda (As-Sayyid Alawi Al-Maliki).
*.Ilmu yang paling utama adalah yang diperoleh dengan cara belajar dan diilhami langsung dari Allah. Dan Alhamdulillah ilmuku diperoleh dari keduanya.
*.Tasbih tidak pernah lepas dari saku baju atau tasku.
*.Dalam perjalanan, Aku selalu berusaha untuk membawa kitab, demi mengikuti jejak ayahanda.
*.Jiwa, nafas, dan hartaku semua kupersembahkan untuk ilmu dan orang-orang yang berilmu.
*.Aku berharap kelak jika Alloh mencabut nyawaku, pada saat itu aku sedang bersama santri-santriku dan kitab-kitabku, dan aku dalam keadaan berpuasa.
*.Ilmu telah tercampur dengan darah dagingku.
*.Aku sangat menghormati orang yang datang kepadaku dari jauh demi menuntut ilmu.
wanita adalah pembangun bangsa
Bisa jadi bahan renungan buat wanita yg akan jadi calon ibuSemoga bermanfaat
----- - - Imbas gerakan feminisme, kaum muslimah seakan lupa akan kodratnya. Mereka berlomba-lomba meningkatkan kualitas pendidikan, namun tujuan mereka bukan untuk menjadi ibu hebat pencetak genarasi berkarakter, akan tetapi justru demi karir gemilang dan cemerlang. Jarang sekali diantara mereka yang full time mother, yang ada adalah part time mother. Begitu kasihanya anak-anak sekarang, mereka tak merasakan kelembutan belaian kasih sayang ibu..Dari sinilah Habib Abdullah Baharun Rektor Mahasiswa Al-Ahgaff Yaman menasehati, mendidik, mengarahkan para Mahasiswinya untuk menjadi Muslimah, kader ibu hebat pembentuk generasi berkualiatas sebab kehebatan laki-laki tidak lepas dari wanita (Ibu). Seandainya para muslimah mengetahui hal-hal ini mungkin iya akan melepaskan karirnya dan kembali menjadi ibu serta istri solehah teruntuk suaminya. Inilah diantra keutamaan muslimah yang dengan tulus merawat dan mendidik anak-anaknya:
@ Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya dari badannya (susu badan) akan dapat satu pahala dari tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
2. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat di langit akan memberikan kabar gembira bahwa syurga adalah balasannya.
3. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
Dan masih banyak keutamaan yang belum terurai diatas. Semoga kita mampu
menjadi muslimah yang selalu meneladani Sayidah Fateema Bint Rasulullah
SAW.
Wednesday, 24 February 2016
Terimakasih ibuku sayank
Ibu adalah segalanya
----
Seorang ibu ingin meminjam uang kepada anaknya yang telah mapan. Dengan suara rendah disertai rasa malu ibu berkata : " Nak, bolehkah ibu meminjam uang 100 ribu,? Ibu ada perlu buat beli beras.". Anaknya tidak langsung menjawab, dengan raut muka datar ia berkata: " Iya Bu, nanti Aku tanya istriku dulu", seakan berat untuk mengiyakan, karena belum tentu isterinya mengiyakan...Ketika Sang Anak masuk ke dalam rumah ia melihat dus susu anaknya masih ada bandrol harga Rp 50.000, kemudian dia merenung. Jika 1 dus habis 1 hari x 30 hari x 2 th = 36 juta....!!!!. Dia berfikir, waktu balita dia hanya diberikan ASI oleh ibunya, harganya tak terhingga, super steril, diberikan dengan penuh kasih sayang....Jika didapat oleh seorang anak selama 2 tahun berapa yang harus ia bayar?? Kemudian ia berbalik dan menatap wajah ibunya yang teduh walau telah dimakan usia. Dirimu telah memberikan semua kasih sayang, harta dan semuanya kepadaku tanpa pamrih, dan semua itu kuterima dgn GRATIS..Maafkan anakmu ini yang tidak tahu balas budi.. Segera ia memeluk ibunya dan mengecup keningnya dan memberi uang Rp 3 jt, sambil menangis ia berkata: "Ibu, jangan berkata pinjam lagi yaa, hartaku adalah juga milikmu, do'akan anakmu ini agar selalu berbakti padamu". Sambil berkaca-kaca ada air bening di pelupuk mata ibu ia berkata: "Nak, di setiap keadaan ibu selalu berdo'a agar kita semua selalu dikumpulkan di dunia dan di SURGA nanti dalam kebahagian..
Semoga Bermanfaat.
Tata cara Bershalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW
Sedikit tata cara Bershalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
.
.
Seorang Awliya Agung , Sayyidina Abil Mawahib Muhammad As Syadhiliy ra . terhitung sangat sering bermimpi bertemu dengan Nabi SAW.
.
.
Seorang Awliya Agung , Sayyidina Abil Mawahib Muhammad As Syadhiliy ra . terhitung sangat sering bermimpi bertemu dengan Nabi SAW.
Dalam sebuah kesempatan Beliau berkata :
.
" Suatu saat ,aku terlalu tergesa-gesa dalam membaca shalawat Nabi , hanya karena aku ingin segera menyelesaikan wiridku yakni 1000 kali shalawat . Malam harinya Rasululloh SAW berkata kepadaku :
.
.
" Apa kamu lupa , Wahai Abil Mawahib , bahwa tergesa-gesa itu perbuatan Syetan ? .
.
Ucapkanlah dengan perlahan dan tartil kalimat ...
Allohumma Sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala Ali Sayyidina Muhammad .
.
.
Kecuali jika memang waktu telah terlalu sempit , maka tidak mengapa jika engkau membacanya dengan cepat.
.
Ini yang aku katakan kepadamu adalah cara paling afdhol.
Adapun sesungguhnya , DENGAN CARA APAPUN SHALAWATMU TETAP SEBUAH SHALAWAT .
.
Tetapi ,alangkah baiknya jika engkau ingin bersholawat kepadaku ( dengan cara yang cepat ) maka untuk Shalawat yang pertama , engkau ucapkan dengan yang sempurna meskipun hanya satu kali.
.
Kemudian demikian juga ( dengan cara yang sempurna ) syalawatmu yang terakhir kamu baca .Bacalah dengan sempurna juga , meski pun hanya satu kali.
.
( adapun shalawat - shalawat diantara keduanya , tidak mengapa engkau baca dengan cepat )
Dan Sholawat yg sempurna itu adalah :
.
Allohumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin wa 'ala Ali sayyidina Muhammadin
Kama shollayta 'ala sayyidina Ibrohima wa'ala Ali sayyidina Ibrohima.
Wabarik 'ala Sayyidina Muhammadin wa'ala Ali Sayyidina Muhammadin.
Kama barokta 'ala Sayyidina Ibrohima wa'ala Ali sayyidina Ibrohima .
Fil 'alamina innaka Hamidun Majidun.
Assalamu alayka Ayyuhan Nabiyyu warohmatullohi Wabarokatuh. .. "
.
.
Kayfiyyah - kayfiyah bersholawat sangat banyak sekali dan yang di nukil dari perkataan Seorang Wali Quthub Besar , Sayyidina Muhammad Abil Mawahib As Syadhiliy ini adalah salah satu yang terbaik yang dapat kita pilih untuk diamalkan .,
#semoga bermanfaat!!!
.
" Suatu saat ,aku terlalu tergesa-gesa dalam membaca shalawat Nabi , hanya karena aku ingin segera menyelesaikan wiridku yakni 1000 kali shalawat . Malam harinya Rasululloh SAW berkata kepadaku :
.
.
" Apa kamu lupa , Wahai Abil Mawahib , bahwa tergesa-gesa itu perbuatan Syetan ? .
.
Ucapkanlah dengan perlahan dan tartil kalimat ...
Allohumma Sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala Ali Sayyidina Muhammad .
.
.
Kecuali jika memang waktu telah terlalu sempit , maka tidak mengapa jika engkau membacanya dengan cepat.
.
Ini yang aku katakan kepadamu adalah cara paling afdhol.
Adapun sesungguhnya , DENGAN CARA APAPUN SHALAWATMU TETAP SEBUAH SHALAWAT .
.
Tetapi ,alangkah baiknya jika engkau ingin bersholawat kepadaku ( dengan cara yang cepat ) maka untuk Shalawat yang pertama , engkau ucapkan dengan yang sempurna meskipun hanya satu kali.
.
Kemudian demikian juga ( dengan cara yang sempurna ) syalawatmu yang terakhir kamu baca .Bacalah dengan sempurna juga , meski pun hanya satu kali.
.
( adapun shalawat - shalawat diantara keduanya , tidak mengapa engkau baca dengan cepat )
Dan Sholawat yg sempurna itu adalah :
.
Allohumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin wa 'ala Ali sayyidina Muhammadin
Kama shollayta 'ala sayyidina Ibrohima wa'ala Ali sayyidina Ibrohima.
Wabarik 'ala Sayyidina Muhammadin wa'ala Ali Sayyidina Muhammadin.
Kama barokta 'ala Sayyidina Ibrohima wa'ala Ali sayyidina Ibrohima .
Fil 'alamina innaka Hamidun Majidun.
Assalamu alayka Ayyuhan Nabiyyu warohmatullohi Wabarokatuh. .. "
.
.
Kayfiyyah - kayfiyah bersholawat sangat banyak sekali dan yang di nukil dari perkataan Seorang Wali Quthub Besar , Sayyidina Muhammad Abil Mawahib As Syadhiliy ini adalah salah satu yang terbaik yang dapat kita pilih untuk diamalkan .,
#semoga bermanfaat!!!
Monday, 15 February 2016
keutamaan sholat dhuha
sholat dhuha adalah sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh rosullah adapun beberapa keutamaannya sebagai berikut :
1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:
"Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala" (HR Muslim).
2. Ghanimah (keuntungan) yang besar
Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:"Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang. Nabi saw berkata: "Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya). Lalu Rasulullah saw berkata; "Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya? Mereka menjawab; "Ya! Rasul berkata lagi: "Barangsiapa yang berwudhu', kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya." (Shahih al-Targhib: 666)
3. Sebuah rumah di surga
Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:
"Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surge." (Shahih al-Jami`: 634)
4. Memeroleh ganjaran di sore hari Dari Abu Darda' ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:"Allah ta`ala berkata: "Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya" (Shahih al-Jami: 4339).
Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: "Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi'arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika" ("Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: "Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu").
5. Pahala Umrah Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:"Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah....(Shahih al-Targhib: 673). Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda: "Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna" (Shahih al-Jami`: 6346).
6. Ampunan Dosa "Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan." (HR Tirmidzi)
Niat sholat dhuha
Cara Sholat Dhuha dan Bacaan Sholat Dhuha Sholat
dhuha memiliki banyak manfaat. Salah satunya yaitu dapat merasa lapang
dada dalam segala hal. Selain itu manfaat dari sholat dhuha yaitu
membuka pintu rezeki. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan sedikit
membahas mengenai bagaimana tata cara sholat dhuha, waktu sholat dhuha,
doa sesudah sholat dhuha serta apa apa saja manfaat dari sholat dhuha.
Pertama tama yang akan kami bahas disini yaitu mengenai Bacaan niat sholat dhuha.
Niat shalat dhuha
Berdasarkan kesepakatan para Ahli Fiqih ( ittifaq Fuqoha' ), letak niat ada di dalam hati ( wajibnya ). Dan menurut Jumhur Fuqoha' ( mayoritas Ahli Fiqih ) kecuali Maliki, bahwa " pengucapan" niat dengan lisan hukumnya sunnah, hal ini karena membantu hati dalam merealisasikan niat tersebut. Agar pengucapan dan pelafalan itu membantu " daya ingat", sedangkan Maliki tidak memandangnya sunnah karena tidak manqul dari Nabi saw. (Sumber : mudarosahkajianfiqih.blogspot.com)
Pada
dasarnya bacaan niat sholat dhuha sama halnya dengan bacaan niat niat
sholat sunnat lain. Di bawah ini adalah bacaan niat sholat dhuha.
Berdasarkan kesepakatan para Ahli Fiqih ( ittifaq Fuqoha' ), letak niat ada di dalam hati ( wajibnya ). Dan menurut Jumhur Fuqoha' ( mayoritas Ahli Fiqih ) kecuali Maliki, bahwa " pengucapan" niat dengan lisan hukumnya sunnah, hal ini karena membantu hati dalam merealisasikan niat tersebut. Agar pengucapan dan pelafalan itu membantu " daya ingat", sedangkan Maliki tidak memandangnya sunnah karena tidak manqul dari Nabi saw. (Sumber : mudarosahkajianfiqih.blogspot.com)
أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَي رَكْعَتَين ِللهِ تَعَاليَ
Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: ” Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah.”
Sunday, 14 February 2016
do'a setelah adzan adzan
Adzan adalah seruan untuk melakukan shalat dengan bacaan yang sudah
ditentukan. Adzan juga merupakan sebuah simbol atau pemberitahuan kepada
masyarakat muslim bahwa sudah masuk waktu shalat. Bacaan adzan tidak
boleh sembarangan karenaa sudah ditentukan oleh Rasul sendiri. Bacaan
adzan pun harus dilakukan oleh manusia, tidak boleh hanya mengandalkan tape recorder, misalnya.
Sementara Iqomah adalah pemberitahuan kedua bahwa sebentar lagi shalat berjamaah akan segera dimulai. Bacaan adzan dengan iqomah hampir sama. Makanya iqomah disebut juga sebagai adzan yang kedua.
Itulah pengertian singkat dari adzan dan iqomah. Sekarang kita masuk ke topik sesuai judul, bacaan doa setelah adzan.
Berikut bacaan doa setelah adzan adalah sebagai berikut:
Artinya:
Sementara Iqomah adalah pemberitahuan kedua bahwa sebentar lagi shalat berjamaah akan segera dimulai. Bacaan adzan dengan iqomah hampir sama. Makanya iqomah disebut juga sebagai adzan yang kedua.
Itulah pengertian singkat dari adzan dan iqomah. Sekarang kita masuk ke topik sesuai judul, bacaan doa setelah adzan.
Bacaan Doa Setelah Adzan
Perlu diketahui bahwa setelah adzan selesai dikumandangkan, kita disunnahkan untuk membaca doa setelah adzan. Bacaan doa setelah adzan ini juga sudah ditentukan, tidak boleh sesuka hati.Berikut bacaan doa setelah adzan adalah sebagai berikut:
اَللهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ
التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ
وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ
وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ يَآاَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ يَآاَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Artinya:
Artinya : “Ya Allah Tuhan yang memiliki
seruan yang sempurna, dan shalat yang tetap didirikan, kurniakanlah
kepada Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta
kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah Ia pada tempat yang
terpuji yang telah Engkau janjikan, sesungguhnya Engkau tidak menyalahi
janji, wahai dzat yang paling Penyayang”
Jika kamu tidak kesulitan dalam melafal bahasa Arab, berikut bacaannya dalam huruf latin.
Allaahumma rabba haadzihid da’watit
taammah, washshalaatil qaaimah, aati muhammadanil washiilata wal
fadhiilah, wasy syarafa wad darajatal ‘aaliyatar rafii’ah, wab’atshu
maqaamam mahmuudanil ladzii wa’adtah innaka laa tukhliful mii’aad, ya
arhamar raahimiin.
sholat tahajud ala Rosullah SAW
Sholat Tahajud Rasulullah SAW
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah, beliau berkata:“Rasulullah SAW apabila mengerjakan shalat (malam) maka beliau berdiri sampai pecah kedua kakinya. Aisyah berkata : Wahai Rasulullah mengapa engkau melakukan seperti ini, padahal dosa dosamu yang telah lalu dan yang akan datang telah diampuni? Rasulullah SAW menjawab “Wahai ‘Aisyah, apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur “ (mutafaq alaih)
Level Rasulullah SAW dalam mengerjakan suatu ibadah (dalam hal ini
sholat tahajud) adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Nah
kita sebagai manusia biasa yang tidak ada jaminan sedikit pun soal
surga, seharusnya lebih semangat dalam mengerjakan sholat tahajud ini.Dalam hadits yang lain, kaki Rasulullah digambarkan bengkak, bukan pecah.
Dari Abu Hurairah ra, beliau mengatakan:
”Rasulullah SAW selalu shalat sampai bengkak kakinya (HR Imam Nasa’i)
Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan sholat malam satu malam pun. Jika sedang sakit, ‘Aisyah mengatakan beliau shalat sambil duduk.
Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah, beliau mengatakan:
“Hendaklah kalian tetap mengerjakan qiyamul lail. Sesungguhnya Rasulullah tidak pernah meninggalkannya. Bila sakit beliau membacanya dengan duduk. Aku sudah mengetahui bahwa di antara kalian akan mengatakan “Cukup bagiku untuk mengerjakan shalat yang diwajibkan saja, dan akupun akan mengatakan demikian“” (HR Imam Ahmad)
cara bangun cepat sholat tahajud
Permasalahan yang sering sekali dihadapi oleh orang yang belum
terbiasa sholat tahajud adalah sulitnya bangun malam. Sering kali kita
merasa sangat ngantuk atau merasa belum cukup tidur sehingga tidak jadi
untuk sholat tahajud. Nah, di sini saya ingin memberikan beberapa tips
yang bisa Anda lakukan agar bisa bangun malam untuk sholat tahajud.
Mohon dibaca satu-satu dan dipraktikkan ya.
1. Jangan begadang
Bagaimana mungkin seseorang akan merasa segar dan nyaman bangun malam kalau dia begadang di malam itu? Selalu ingat bahwa tubuh kita punya hak untuk istirahat, mata kita punya hak, organ-organ tubuh kita punya hak. Begadang adalah bentuk tindakan dhalim terhadap badan kita sendiri karena kita telah mengambil hak mata untuk beristirahat.
Tubuh dan anggota badan butuh waktu (minimum) untuk istirahat. Setiap orang berbeda-beda, namun secara umum, istirahat 5-6 jam dalam sehari semalam sudah cukup. Jika jatah tidur dikurangi dengan begadang, tentu tubuh akan merespon dengan sulitnya bangun (malam).
Sebagai patokan umum, jangan tidur di atas jam 10 malam. Bagi saya pribadi, tidur jam 10 dan bangun jam 3 itu sudah cukup ideal. Namun ingat, setelah shubuh tetap tidak boleh tidur lagi ya.
2. Jangan lupa tidur siang
Tidur siang dalam Islam dikenal juga dengan kailullah. Kailullah hukumnya sunnah, berpahala jika dikerjakan. Sebagian ulama mengatakan tidur siang dilakukan setelah dhuhur, namun pendapat yang lebih masyhur mengatakan tidur siang dilakan sebelum dhuhur hingga menjelang waktu dhuhur.
Tidur siang tidak perlu lama-lama, 30-60 menit sudah cukup. Bagi orang tertentu, 15 menit juga sudah cukup. Jika waktu dhuhur jam 12.00, maka jam 11.00 atau jam 11.30 sudah bisa siap-siap tidur siang.
Selain sunnah, tidur siang juga akan memudahkan kita untuk bangun malam. Tidur siang ibarat tindakan persiapan sebelum beribadah nanti malam.
3. Pasang alarm
Memasang alarm cukup efektif untuk membangunkan kita. Seperti disebutkan di atas, sebaiknya untuk awal-awal jangan terlalu semangat pasang alarm jam 1 atau jam 2 malam (misalnya). Nanti malah malas untuk bangun. Jangan merasa bisa, kita perlu mulai dari awal, dari yang ringan.
Set saja alarmnya 30 menit atau 1 jam sebelum shubuh. Jika shubuh jam 4, maka pasang alarm jam 3 atau jam 3.30. Seperti yang saya sebutkan di atas, bangun jam 3 itu bagi saya pribadi sudah ideal. Dengan catatan: harus komitmen untuk bangun, istiqamah setiap hari dan tidak tidur lagi.
4. Berdoa kepada Allah SWT
Hal yang sering dilupakan oleh banyak orang adalah: lupa meminta kepada Allah SWT. Sejatinya, apapun yang kita inginkan di dunia dan akhirat kita minta kepada Allah SWT, apapun! Termasuk minta agar dimudahkan bangun malam. Minta sama Allah agar bisa bangun dan melakukan sholat malam. Doa bisa kita baca dengan lisan atau dalam hati saja.
5. Minta bangunkan sama orang lain
Bagi pasangan yang sudah menikah, minta dibangunkan sama suami atau istri. Pasangan yang saling membangunkan untuk sholat tahajud adalah pasangan yang akan dirahmati oleh Allah SWT. Bagi yang belum menikah, Anda bisa meminta bantuan kepada teman, saudara atau orang tua.
1. Jangan begadang
Bagaimana mungkin seseorang akan merasa segar dan nyaman bangun malam kalau dia begadang di malam itu? Selalu ingat bahwa tubuh kita punya hak untuk istirahat, mata kita punya hak, organ-organ tubuh kita punya hak. Begadang adalah bentuk tindakan dhalim terhadap badan kita sendiri karena kita telah mengambil hak mata untuk beristirahat.
Tubuh dan anggota badan butuh waktu (minimum) untuk istirahat. Setiap orang berbeda-beda, namun secara umum, istirahat 5-6 jam dalam sehari semalam sudah cukup. Jika jatah tidur dikurangi dengan begadang, tentu tubuh akan merespon dengan sulitnya bangun (malam).
Sebagai patokan umum, jangan tidur di atas jam 10 malam. Bagi saya pribadi, tidur jam 10 dan bangun jam 3 itu sudah cukup ideal. Namun ingat, setelah shubuh tetap tidak boleh tidur lagi ya.
2. Jangan lupa tidur siang
Tidur siang dalam Islam dikenal juga dengan kailullah. Kailullah hukumnya sunnah, berpahala jika dikerjakan. Sebagian ulama mengatakan tidur siang dilakukan setelah dhuhur, namun pendapat yang lebih masyhur mengatakan tidur siang dilakan sebelum dhuhur hingga menjelang waktu dhuhur.
Tidur siang tidak perlu lama-lama, 30-60 menit sudah cukup. Bagi orang tertentu, 15 menit juga sudah cukup. Jika waktu dhuhur jam 12.00, maka jam 11.00 atau jam 11.30 sudah bisa siap-siap tidur siang.
Selain sunnah, tidur siang juga akan memudahkan kita untuk bangun malam. Tidur siang ibarat tindakan persiapan sebelum beribadah nanti malam.
3. Pasang alarm
Memasang alarm cukup efektif untuk membangunkan kita. Seperti disebutkan di atas, sebaiknya untuk awal-awal jangan terlalu semangat pasang alarm jam 1 atau jam 2 malam (misalnya). Nanti malah malas untuk bangun. Jangan merasa bisa, kita perlu mulai dari awal, dari yang ringan.
Set saja alarmnya 30 menit atau 1 jam sebelum shubuh. Jika shubuh jam 4, maka pasang alarm jam 3 atau jam 3.30. Seperti yang saya sebutkan di atas, bangun jam 3 itu bagi saya pribadi sudah ideal. Dengan catatan: harus komitmen untuk bangun, istiqamah setiap hari dan tidak tidur lagi.
4. Berdoa kepada Allah SWT
Hal yang sering dilupakan oleh banyak orang adalah: lupa meminta kepada Allah SWT. Sejatinya, apapun yang kita inginkan di dunia dan akhirat kita minta kepada Allah SWT, apapun! Termasuk minta agar dimudahkan bangun malam. Minta sama Allah agar bisa bangun dan melakukan sholat malam. Doa bisa kita baca dengan lisan atau dalam hati saja.
5. Minta bangunkan sama orang lain
Bagi pasangan yang sudah menikah, minta dibangunkan sama suami atau istri. Pasangan yang saling membangunkan untuk sholat tahajud adalah pasangan yang akan dirahmati oleh Allah SWT. Bagi yang belum menikah, Anda bisa meminta bantuan kepada teman, saudara atau orang tua.
Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud
Keutamaan, hikmah dan manfaat yang bisa kita peroleh karena
melaksanakan sholat tahajud banyak sekali. Keutamaan dan manfaat itu ada
yang bisa langsung kita rasakan di dunia dan ada juga yang baru bisa
kita rasakan di akhirat. Di sini saya merangkum paling tidak ada 10
keutamaan dan manfaat sholat tahajud. Berikut perinciannya.Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #1: Tiket masuk surga
Rasulullah SAW bersabda:
“Hai sekalian manusia, sebarkanlah salam, bagikanlah makanan, sambunglah silaturahmi, tegakkan lah shalat malam saat manusia lainnya sedang tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).
Hadits di atas menjelaskan kepada kita bahwa ada beberapa ibadah yang bisa menjadi wasilah masuknya kita ke dalam surga. Salah satunya adalah dengan sholat tahajud.
Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #2: Sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan penyembuh penyakit (hati dan fisik)
Rasulullah SAW bersabda:
“Dirikanlah shalat malam, karena sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat) mendekatkan kamu kepada Tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus perbuatan buruk, mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit yang menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)
Hadits dari Imam Ahmad ini menjelaskan banyak sekali keutamaan, manfaat, dan hikmah dari melaksanakan sholat tahajud. Kalau dirinci dari hadits ini saja, keutamaan sholat tahajud antara lain:
- Kebiasaan orang-orang shaleh
- Dapat mendekatkan kepada Allah SWT
- Sebagai penebus perbuatan buruk
- Mencegah berbuat doa
- Bisa terhindar dari berbagai penyakit yang menyerang tubuh
Rasulullah SAW bersabda:
“Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu malam dan ketidakbutuhannya dimuliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi)
Hadits riwayat Imam Baihaqi ini jelas sekali menerangkan bahwa untuk memperoleh kemuliaan, salah satu caranya adalah dengan melaksanakan shalat malam.
Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #4 Dirahmati oleh Allah SWT
Rasulullah SAW bersabda:
“Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dan membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)
Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #5: Kemungkinan dikabulkan doa oleh Allah SAW semakin besar
Di malam hari, ada suatu waktu di mana Allah SWT akan mengabulkan doa hamba-hambaNya. Rasulullah SAW bersabda:
“Dari Jabir berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu SAW bersabda, “Sesungguhnya di malam hari ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim)
Dalam hadits lain Rasulullah SAW juga bersabda:
“Tengah malam terakhir, maka shalat-lah sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalat waktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)
Benar, malam lailatul qadar adalah salah satu malam yang mulia, lebih baik dari 1000 bulan. Namun ternyata, Allah mengistimewakan suatu waktu di setiap malam untuk mengabulkan doa-doa hambaNya yang meminta kebaikan dunia dan akhirat.
Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #6: Penghapus dosa dan penghalang berbuat salah
Rasulullah SAW bersabda:
“Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)
Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #7: Kesempatan menghirup udara yang bersih
Waktu sepertiga malam adalah waktu di mana udara dalam kondisi yang sangat bersih dan jernih. Saat seseorang bangun untuk melaksanakan sholat tahajud dan menghirup udara malam yang sejuk, hal ini sangat baik untuk kesehatan. Udara yang bersih membuat kerja paru-paru semakin mudah. Udara yang bersih juga mampu memperlancar aliran darah di dalam tubuh kita.
Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #8: Memberikan ketenangan
Orang yang bangun malam hari untuk sholat tahajud akan mendapatkan suasana yang tenang dan damai. Kondisi seperti ini sangat baik bagi kejiwaan seseorang, apalagi yang mempunyai permasalahan psikis maupun fisik.
Nah, jika saat ini Anda sedang mengalami banyak sekali permasalahan dalam hidup, coba nanti malam niatkan untuk sholat tahajud. Pilih waktu yang paling baik lalu sholat sesempurna mungkin. Mohon ampunan, petunjuk dan berdoa agar Allah menyelesaikan permasalahan-permasalahan kita.
Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #9: Menyembuhkan berbagai penyakit
Sebagian kalangan juga berpendapat bahwa sholat tahajud bisa mengobati dan mengurangi stress hingga kanker. Ada juga yang berpendapat gerakan-gerakan sholat tahajud akan menghindarkan, mengurangi bahkan menyembuhkan seseorang dari sakit punggung di usia tua. Salah satu alasan logisnya adalah karena sholat tahajud ini dikerjakan pada waktu malam setelah bangun tidur di mana waktu yang cukup baik untuk meningkatkan kesehatan.
Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #10: Allah membanggakan orang yang shalat malam
Rasulullah SAW berasabda:
“Tuhan kita merasa kagum terhadap dua macam orang.
Pertama, orang yang bangun dari tikar (yang dibentangkan) dari selimut di antara keluarga dan kekasihnya untuk mengerjakan shalat, kemudian Allah ‘azza wajalla berfirman “ Wahai Malaikatku, lihatlah pada hambaKu yang bangun dari tempat tidur dan tikarnya di antara kekasih dan keluarganya untuk shalatnya, untuk mengharapkan sesuatu (pahala) dari sisiKu dan belas kasihanKu”
Kedua, orang yang berperang dijalan Allah, para sahabatnya terkalahkan dan ia mengetahui apa yang harus dilakukan dengan kekalahan tersebut (yaitu harus maju) dan tidak akan mendapat pahala jika pulang, kemudian ia kembali sampai darahnya ditumpahkan (terbunuh), kemudian Allah berfirman kepada Malaikat-Nya “Lihatlah pada hambaKu yang kembali unutk mengharapkan sesuatu dari sisiKu dan belas kasihan dariKu sampai darahnya tertumpah (terbunuh) “
(Diriwayatkan oleh ahmad, abu Ya’la, ath Thabrani dan Ibn Hiban)
Doa Setelah Sholat Tahajud dalam Bahasa Arab beserta Artinya
Setelah sholat tahajud selesai, kita dianjurkan untuk berdoa kepada
Allah SWT. Kita bisa meminta apa saja kepada Allah selama itu adalah hal
yang baik. Tidak dibatasi harus meminta hal tertentu saja. Namun, ada
doa khusus yang sudah disusun oleh para ulama untuk kita baca setelah
sholat tahajud selesai.
Doa Setelah Sholat Tahajud dalam Bahasa Arab beserta Artinya
Berikut bacaan doa setelah sholat tahajud dalam Bahasa Arab:
اَللهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ.
اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ
فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ.
اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Artinya:وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ.
اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ
فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ.
اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
“Wahai Allah, Milik-Mu lah segala puji.
Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah Yang Hak (benar), janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad SAW itu benar, dan hari kiamat itu benar (ada).
Wahai Allah, Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum.
Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku.
Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
Sebaiknya doa tersebut kita dihafalkan agar bisa kita baca setiap
sesudah tahajud tanpa melihat teks. Sambil dibaca, diresapi juga makna
doanya agar semakin sempurna. Jika belum hafal, segera dihafal
pelan-pelan.Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah Yang Hak (benar), janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad SAW itu benar, dan hari kiamat itu benar (ada).
Wahai Allah, Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum.
Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku.
Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
Doa Setelah Sholat Tahajud dalam Huruf Latin
Untuk Anda yang belum bisa membaca huruf arab, saya akan cantumkan doa setelah sholat tahajud ini dalam bentuk huruf latin. Berikut doanya dalam huruf latin.
“Allaahumma lakal hamdu anta qayyimus
samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa
waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati
wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal
haqqu, wa liqaa’uka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun,
wannaaru haqqun, wannabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallaahu
‘alaihi wasallama haqqun wassaa’atu haqqun. allaahumma laka aslamtu, wa
bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika
khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wa maa
akh-khartu, wa maa asrartu, wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu
bihiminnii. antal muqaddimu, wa antal mu’akhkhiru, laa ilaaha illaa
anta, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah”
Tata Cara Shalat Tahajud
Tata Cara Shalat Tahajud: Waktu Pelaksanaan Sholat Tahajud
Seperti saya jelaskan sebelumnya, waktu yang boleh digunakan untuk melaksanakan sholat tahajud adalah sejak setelah ‘isya hingga menjelang shubuh. Di luar dari waktu tersebut tidak dinamakan sholat tahajud. Selain itu, orang yang ingin melaksanakan sholat tahajud juga harus tidur terlebih dahulu.(Pertanyaan 1) Kapan waktu terbaik melaksanakan sholat tahajud?
Ulama membagi waktu menjadi tiga bagian: sepertiga awal malam, sepertiga kedua malam dan sepertiga terakhir malam. Untuk memudahkan, sepertiga awal kira-kira sejak masuk magrib hingga jam 10-an malam. Sepertiga kedua kira-kira dari jam 10-an hingga jam 2-an malam. Sementara sepertiga malam terakhir kira-kira dari jam 2-an hingga menjelang masuk waktu shubuh. Nah, waktu terbaik mengerjakan sholat tahajud adalah di sepertiga malam yang akhir, atau mulai jam 2 pagi hingga sebelum shubuh.
(Pertanyaan 2) Bolehkah sholat tahajud tanpa tidur terlebih dahulu?
Tidak boleh, syarat melaksanakan sholat tahajud adalah tidur terlebih dahulu, walaupun cuma sebentar (walaupun cuma 1 menit). Hal ini berdasarkan keterangan dari Imam Ramli, seorang ulama bermazhab Syafi’i. Dalam kitabnya, Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj, beliau mengatakan:
ويسن (التهجد) بالإجماع لقوله تعالى {ومن
الليل فتهجد به نافلة لك} [الإسراء: 79] ولمواظبته – صلى الله عليه وسلم –
وهو التنفل ليلا بعد نوم
Artinya :Sholat Tahajud disunnahkan dengan kesepakatan ulama berdasarkan firman Allah SWT (dan pada sebagian malam hari sholat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu (QS. Al-Isra’ ; 79)) dan juga berdasarkan ketekunan Rasulullah Muhammad SAW dalam melaksanakannya. Shalat Tahajud adalah shalat sunnah di malam hari setelah tidur. (Syihabuddin Al-Ramli, Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj, Beirut-Dar al fikr, 1404 H., hal. 131 juz 2.)
Jika seseorang melaksanakan sholat tahajud tanpa tidur terlebih dahulu, maka sholat itu tidak dihitung sebagai sholat tahajud, tapi dianggap shalat sunnah biasa.
Tata Cara Shalat Tahajud: Jumlah Rakaat Sholat Tahajud
Sholat tahajud minimal dikerjakan sebanyak dua rakaat, maksimalnya ada yang mengatakan 8 hingga 12 rakaat. Ada juga yang menyebutkan tidak ada batas maksimal rakaat. Sholat tahajud (dan juga shalat sunnah lain pada umumnya) dikerjakan dengan dua-dua rakaat, artinya setiap dua rakaat harus salam terlebih dahulu baru boleh shalat kembali.Tata Cara Sholat Tahajud: Niat Sholat Tahajud
Hal yang juga perlu diperhatikan dalam tata cara melaksanakan sholat tahajud adalah mengenai niatnya.Ada dua hal yang perlu diperhatikan soal niat: lafadh atau bacaan niat dan qashad niat. Lafadh niat adalah bacaan yang kita ucapkan dengan lidah sebelum melaksanakan suatu ibadah, dalam hal ini berarti sebelum takbiratul ihram. Sementara qashad niat adalah niat di dalam hati ketika melakukan suatu ibadah, dalam hal ini adalah ketika melakukan takbiratul ihram. Membaca lafadh niat hukumnya sunnah, sementara qashad niat hukumnya wajib.
Jadi yang dinamakan dengan niat adalah qashad yang muncul di dalam hati ketika melakukan suatu amalan, bukan yang kita ucapkan dengan lidah.
Lafadh niat
Lafadh niat sholat tahajud adalah sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنّةَ التَهَجُدِ رَكْعَتَيْنِ ِللَهِ تَعَاليَ
Artinya:Aku niat shalat sunnah tahajjud dua raka’at karena Allah ta’ala.
Bacaan niat ini dibaca ketika hendak melakukan takbiratul ihram. Hukum membacanya adalah sunnah, bukan wajib. Maka jika sebelum takbir kita tidak membaca bacaan niat tersebut, hukumnya tetap sah.
Qashad niat
Qashad niat adalah ungkapan di dalam hati. Biasanya qashad niat dilakukan dalam bahasa daerah masing-masing agar mudah. Saat kita mengucapkan takbiratul ihram, saat itu pula kita meng-qashad untuk melaksanakan sholat.
Saat kita takbiratul ihram dan membaca اَللهُ اَكْبَرُ, saat itu juga di dalam hati kita berniat “aku niat sholat tahajud 2 rakaat karena Allah ta’ala”.
Bacaan qashad niat bisa berbeda-beda dan disesuaikan, yang penting jelas nama ibadahnya dan dikerjakan untuk Allah SWT.
Tata Cara Sholat Tahajud: Gerakan dan Bacaan Sholat Tahajud
Gerakan sholat tahajud tidak berbeda dengan gerakan sholat pada umumnya. Sholat tahajud juga diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Yang perlu diperhatikan adalah shalat tahajud harus dikerjakan dua rakaat sekali salam. Tidak boleh (misalnya) 4 rakaat sekaligus baru salam.Kemudian, jangan terlalu tergesa-gesa di dalam shalat. Banyak orang yang mengejar target rakaat shalat (harus 8 atau 12 rakaat misalnya), akhirnya dia shalat dengan tergesa-gesa dan tidak sempurna. Ingat tujuan dari shalat adalah mengingat Allah SWT. Oleh karena itu, sudah seharusnya dikerjakan sebaik dan sesempurna mungkin.
Begitu juga dengan bacaan dalam shalat tahajud, tidak ada perbedaan dengan shalat lainnya. Bacaan wajib dalam shalat yaitu: takbiratul ihram, alfitahah, tasyahud akhir dan salam. Setelah membaca Alfatihah, disunnahkan untuk membaca surat Alquran. Ada sebagian yang berpendapat sunnah membaca surat Al Kafirun di rakaat pertama dan Al Ikhlas di rakaat kedua.
hukum sholat tahajud
Hukum Sholat Tahajud
Hukum melaksanakan sholat tahajud adalah sunnah. Tapi ke-sunnah-an melaksanakan sholat tahajud bukan seperti sunnah biasa. Sholat tahajud hukumnya sunnah muakkad (sangat disunnahkan atau sangat dianjurkan).Pengertian lain dari sunnah muakkad adalah sunnah yang selalu dikerjakan oleh Rasulullah SAW, atau, sunnah yang jarang sekali ditinggalkan oleh Rasulullah SAW. Contoh sholat sunnah muakkad yang lain adalah sholat dhuha dan sholat tarawih.
Mengenai sholat tahajud, Allah berfirman:
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدَبِهِ نَا فِلَةً لَكَ عَسَى اَنْ يَبْعَسَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُوْدًا.
Artinya : “Dan pada sebagian malam, maka kerjakanlah shalat tahajud
sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah- mudahan Tuhanmu
mengangkatmu ke tempat yang terpuji” (QS. Al Isra 79)Ayat di atas jelas sekali berisi perintah untuk mengerjakan sholat tahajud di malam hari. Sholat tahajud dalam ayat tersebut dimaksudkan sebagai ibadah tambahan buat kita. Namun perintah di sini bukan berarti wajib, hukum mengerjakan sholat tahajud tetap sunnah.
Dalam ayat yang lain, Allah SWT juga berfirman:
كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ () وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
Artinya:17. di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. 18. dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar. (QS. Az-Zariya: 17-18.)
Dalam ayat ini Allah SWT memberikan isyarat mengenai orang yang melaksanakan sholat tahajud. Untuk mengetahui tafsir dari masing-masing ayat, sebaiknya kita menggunakan tafsir yang sudah populer seperti Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir atau lainnya. Hal ini untuk menghindari diri kita dari pemahaman yang salah.
Sholat Tahajud dalam Hadits
Rasulullah SAW bersabda:“Hendaklah kalian sholat malam, karena sholat malam adalah kebiasaan yang dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia adalah ibadah yang mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus berbagai kesalahan dan pencegah perbuatan dosa.” (HR. Tirmidzi)
Yang dimaksud dengan sholat malam antara lain sholat tahajud, shalat witir sholat tarawih.
Dalam hadits yang lain, juga terdapat keterangan seperti ini:
Dari Amr bin Abasah r.a. berkata: Aku berkata, Wahai Rasulullah, (bagian) dari malam manakah yang paling didengar (oleh Allah)? beliau bersabda : “Pertengahan malam yang terakhir, maka sholatlah sesukamu, karena sholat tersebut disaksikan dan dicatat hingga kamu sholat subuh.” (HR. Abu Dawud)
Hadits ke-3 yang akan saya cantumkan berbunyi:
“Allah merahmati seorang suami yang bangun dimalam hari lalu dia sholat dan membangunkan isterinya, jika sang istri enggan, ia percikkan air ke wajahnya dan Allah merahmati seorang istri yang bangun di malam hari lalu dia sholat dan membangunkan suaminya jika suaminya enggan, dia percikkan air pada wajahnya.” (HR. Abu Dawud)
Sebenarnya masih banyak sekali ayat Alquran maupun hadits yang berkaitan dengan shalat tahajud. Namun beberapa ayat dan hadits di atas sudah cukup untuk membuat kita yakin dengan kesunnahan dan keutamaan shalat tahajud.
arti sholat tahajjud
sholat tahajud adalah salah satu sholat malam yang sangat dianjurkan
oleh Rasulullah SAW. Sholat sunnah ini dikerjakan dalam kurun
waktu sejak setelah shalat isya hingga masuk waktu shubuh. Jadi sholat
tahajud tidak boleh dikerjakan siang hari atau sebelum shalat isya.
Kemudian, seseorang yang ingin melaksanakan sholat tahajud juga harus tidur terlebih dahulu, walaupun cuma sebentar. Tidak dinamakan shalat tahajud jika tidak kita awali dengan shalat isya dan tidur (walaupun cuma beberapa menit saja).
Jumlah rakaat sholat tahajud minimal dua, maksimal tidak terbatas. Namun ada yang mengatakan maksimal 8-12 rakaat. Pelaksanaanya pun secara umum sama seperti sholat sunnah yang lain, tidak ada gerakan-gerakan khusus.
Sholat sunnah tahajud memiliki banyak sekali keutamaan dan manfaat yang akan dijelaskan lebih detail dalam sub-sub bab di bawah.
Sholat dasarnya adalah kosa kata dalam Bahasa Arab, diawali dengan hurufﺹ (shod atau shad). Tidak ada padanan kata atau huruf yang sepadan antara huruf arab dan huruf latin. Oleh karena itu, penulisan “sholat tahajud” bisa dianggap benar bisa juga dianggap salah. Begitu juga dengan penulisan “shalat tahajud”, menggunakan huruf “a”, bukan “o”. Keduanya sama saja kedudukannya, bisa dianggap benar dan bisa dianggap kurang tepat. Karena huruf shod ﺹ dalam Bahasa Arab tetaplah ﺹ, tidak bisa dipadankan dengan huruf latin.
Jadi, Anda bisa menulis dengan sholat tahajud atau shalat tahajud.
Di artikel ini pun, saya kadang menulis dengan “sholat tahajud”, kadang juga dengan “shalat tahajud”.
Oh iya, kalau mengikut kosa kata Bahasa Arab, kata “tahajud” pun sebenarnya harus ditulis dengan “tahajjud” karena ada tasydid di atas huruf jim. Namun karena ini hanya masalah penulisan saja, dan tidak ada padanan yang sesuai antara Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia, maka hal itu saya rasa tidak perlu kita permasalahkan. Sepakat ya?
Kemudian, seseorang yang ingin melaksanakan sholat tahajud juga harus tidur terlebih dahulu, walaupun cuma sebentar. Tidak dinamakan shalat tahajud jika tidak kita awali dengan shalat isya dan tidur (walaupun cuma beberapa menit saja).
Jumlah rakaat sholat tahajud minimal dua, maksimal tidak terbatas. Namun ada yang mengatakan maksimal 8-12 rakaat. Pelaksanaanya pun secara umum sama seperti sholat sunnah yang lain, tidak ada gerakan-gerakan khusus.
Sholat sunnah tahajud memiliki banyak sekali keutamaan dan manfaat yang akan dijelaskan lebih detail dalam sub-sub bab di bawah.
Sholat Tahajud atau Shalat Tahajud?
Saya rasa sebelum membahasa terlalu jauh, hal ini perlu kita bahas lebih dulu. Walaupun ebenarnya ini soal penulisan saja, tidak terlalu urgent, tapi perlu juga untuk dibahas.Sholat dasarnya adalah kosa kata dalam Bahasa Arab, diawali dengan hurufﺹ (shod atau shad). Tidak ada padanan kata atau huruf yang sepadan antara huruf arab dan huruf latin. Oleh karena itu, penulisan “sholat tahajud” bisa dianggap benar bisa juga dianggap salah. Begitu juga dengan penulisan “shalat tahajud”, menggunakan huruf “a”, bukan “o”. Keduanya sama saja kedudukannya, bisa dianggap benar dan bisa dianggap kurang tepat. Karena huruf shod ﺹ dalam Bahasa Arab tetaplah ﺹ, tidak bisa dipadankan dengan huruf latin.
Jadi, Anda bisa menulis dengan sholat tahajud atau shalat tahajud.
Di artikel ini pun, saya kadang menulis dengan “sholat tahajud”, kadang juga dengan “shalat tahajud”.
Oh iya, kalau mengikut kosa kata Bahasa Arab, kata “tahajud” pun sebenarnya harus ditulis dengan “tahajjud” karena ada tasydid di atas huruf jim. Namun karena ini hanya masalah penulisan saja, dan tidak ada padanan yang sesuai antara Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia, maka hal itu saya rasa tidak perlu kita permasalahkan. Sepakat ya?
Subscribe to:
Posts (Atom)








