*.Selamanya aku tetap sebagai murid.*.Selamanya pun engkau tetap menjadi murid.
*.Sampai sekarang aku tetap mencari orang yang mau mengajariku ilmu agama.
*.Jangan biarkan adat mengaturmu, tetapi kamu harus yang mengaturnya.
*.Kebanyakan urusanku telah terprogram dan terencana dengan rapi, tetapi aku tidak mau diatur oleh program itu.
*.Tujuanku berpenampilan bagus dan rapi, tiada lain kecuali untuk menghormati ilmu.
*.Aku merasa malu kepada Allah, jika tamuku keluar dari rumahku tanpa membawa apa-apa ditangannya, atau tanpa mencicipi suatu hidangan makanan.
*.Aku marah kepada murid yang tidak menghormati gurunya, meskipun sang guru adalah temannya sendiri.
*.Aku sangat marah kepada murid yang meremehkan dan tidak memperhatikan pelajarannya.
*.Aku marah kepada murid yang tidak sopan ketika membaca wirid, lebih-lebih ketika membaca A-Qur’an.
*.Aku tidak banyak melakukan puasa, shalat, atau membaca Al-Qur’an. Aku berharap semoga Allah menerimaku dengan selamatnya hati.
*.Aku tidak mempunyai banyak amal ibadah. Semoga Allah menerimaku berkat membantu orang lain.
*.Aku tidak pernah memberikan sesuatu kepada seseorang, lalu aku merasa bahwa pemberian itu pantas untuknya dan ia pantas menerima pemberianku.
*.Aku tidak pernah memberikan sesuatu kepada seseorang, lalu aku merasa telah memberinya banyak, tetapi aku merasakan sebaliknya.
*.Jika bukan aku dan para santri yang memuliakan ilmu, lalu siapa?!.
*.Aku adalah musuh orang-orang yang meremehkan para santri dan kaum yang lemah.
*.Aku tidak pernah merasa bosan untuk menyebarkan ilmu, walaupun kepada satu orang.
*.Aku tidak pernah merasa jemu untuk mengulang-ulangi ilmu dan kitab. Teladanku dalam hal ini adalah Ayahanda (As-Sayyid Alawi Al-Maliki).
*.Ilmu yang paling utama adalah yang diperoleh dengan cara belajar dan diilhami langsung dari Allah. Dan Alhamdulillah ilmuku diperoleh dari keduanya.
*.Tasbih tidak pernah lepas dari saku baju atau tasku.
*.Dalam perjalanan, Aku selalu berusaha untuk membawa kitab, demi mengikuti jejak ayahanda.
*.Jiwa, nafas, dan hartaku semua kupersembahkan untuk ilmu dan orang-orang yang berilmu.
*.Aku berharap kelak jika Alloh mencabut nyawaku, pada saat itu aku sedang bersama santri-santriku dan kitab-kitabku, dan aku dalam keadaan berpuasa.
*.Ilmu telah tercampur dengan darah dagingku.
*.Aku sangat menghormati orang yang datang kepadaku dari jauh demi menuntut ilmu.
No comments:
Post a Comment