Showing posts with label PPM 4 BAHASA ALMUHIBBIN SLALU DI HATI. Show all posts
Showing posts with label PPM 4 BAHASA ALMUHIBBIN SLALU DI HATI. Show all posts
Monday, 20 June 2016
ANTARA AHLI DUNIA DAN AHLI AKHIRAT
ANTARA AHLI DUNIA DAN AHLI AKHIRAT
*بين أهل الدنيا و اهل والآخرة*
دخل أحد الأشخاص على ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ من الصالحين...
Seseorang Masuk Menemui Seorang Ulama Shaleh...
وقـال له : -أريد أن أعــرف ... أنا من أهل الدنيا أم من أهل الآخرة ...؟...
Orang itu berkata kepada Pria Shaleh itu : " Aku ingin Mengetahui.... Apakah Aku ini Ahli Dunia atau Ahli Akhirat...?
فرد العبد الصالح : - اذا دخل عليك من يعطيك مالا.. و دخل عليك من يأخذ منك صدقة ... فبأيهما تفرح ؟.
Ulama Shaleh itu Menjawab : " Bila datang Kepadamu Seorang yang akan Memberimu uang dan orang yang akan meminta Sedekah darimu maka Siapakah di antara mereka Berdua yang Kamu Merasa Bahagia Menjumpainya...? "
فسكت الرجــل ...
Si penanya Terdiam...
فقال العبد الصالح : - اذا كنت تفرح بمن يعطيك مالا ، فأنت من أهل الدنيا ...
Ulama Shaleh itu Melanjutkan : " Bila kamu Bahagia dengan Kedatangan orang yang akan Memberimu Uang berarti kamu di Antara Ahli Dunia...
وإذا كنت تفرح بمن يأخذ منك صدقة ، فأنت من اهل الآخرة ...
Dan bila kamu Bahagia dengan Kedatang orang yang akan meminta Sedekah Berarti kamu adalah Ahli Akhirat...
فأخذ الرجل يردد : سبحان الله ...!!!
Si penanya itu Bergumam sambil Mengulang-Ulang Kalimat : " _SubhânaLlâh_...!"
قال العبد الصالح :
لذلك كان بعض الصالحين إذا دخل عليه من يريد صدقة ، كان يقول له متهللاً : مرحبا بمن جاء يحمل حسناتي إلي الآخرة بغير أجر ..
و يستقبله بالفرحة والترحاب.
Ulama Shaleh itu Melanjutkan : " Karena itulah Sebagian orang-orang Shaleh bila didatangi oleh orang yang akan Meminta Sedekah ia akan berkata dengan penuh Keceriaan : " Selamat Datang kepada orang yang akan membawa Kebaikan Akhirat Untukku tanpa perlu di Bayar ".
ia akan menerima Kedatangan orang Semacam itu dengan sambutan penuh Kegembiraan...
قال الرجل : إذن أقول : إنا لله وإنا إليه راجعون ...!
Si penanya berkata :
Jadi aku mestinya Mengucapkan " _InnaliLâhi wa innã ilayhi râjiûwn_....?"
قال العبد الصالح : لا تيأس من رحمة الله ،، سر في ركابهم تلحق بهم ..
إن لم تكونوا مثلهم فتشبهوا بهم إن التشبه بالكرام فلاحُ ،،،
- إن جاءك المهموم انصت ..
- وإن جاءك المعتذر اصفح ..
- وإن جاءك المحتاج انفق ..
Ulama Shaleh Menanggapi : "Jangan berputus Asa Atas Rahmat ALLÂH SWT...
" Berjalanlah di atas Tunggangan Kaum Shalihin/ Mengikuti Jejaknya Kamu Akan Mampu Menyusul Mereka...
Bila kamu tidak sama Persis Seperti mereka Maka Berusahalah Meniru mereka Karena Berusaha Itu Seperti Menyerupai orang Mulia tsb adalah suatu Kebaikan "
Bila kamu diDatangi oleh orang yang Sedang gundah Dengarlah dengan penuh Perhatian...
Bila kamu didatangi oleh orang untuk Meminta Maaf, maka Maafkanlah Segala Kesalahannya...
Bila kamu didatangi oleh orang yang Membutuhkan Bantuan, Berilah ia Tanpa Menyakiti Perasaannya...
- إجعل من يراك يدعو لمن رباك ..
Jadikanlah Orang yang Pernah Melihatmu, Membuatnya Menjadi Penyeru _(Da'i)_ Kebaikan di Jalan ALLÂH SWT...
فنقاء القلب ليس غباء ، إنما ميزة يضعها الله فيمن يحب.
Kebeningan Hati itu Bukanlah suatu Kebodohan...
Itu adalah kelebihan yang diletakkan ALLÂH SWT pada diri orang yang IA Cintai.
Smg Allah sentiasa menuntun dan menjadikan kita kedalam golongan Ahli akhirat ...amien.
_WaLLâhu Alam Bishshowâb_😊😊😊
Semoga bermanfaat!!!
Monday, 21 March 2016
ketawadlu'an para wali Allah.......
Inilah contoh2 ketawadlu'an Wali2 Allah.......
1. Sayyid Salim bin Umar bin Hafidz menceritakan salah satu ''karomah'' yg pernah ia lihat dari sang ayah,Habib Umar bin Hafidz :
''dulu..sempat tampak cahaya berbentuk lafadz Allah di kening ayahku(Habib Umar bin Hafidz),
melihat ''keajaiban'' itu,kamipun memberitahu beliau akan hal itu,akan tetapi ia sama sekali tdk mempedulikan ucapan kami,ia bahkan sama sekali tak melihat ke kaca untuk memastikan apakah hal itu benar atau tdk..
ketika akhirnya banyak orang-orang yg berkata padanya bahwa mereka memang melihat ada lafadz Allah yg tertulis di keningnya,ia hanya berkata pada mereka :
''aku lebih tahu siapa diriku yg hina ini daripada kalian..''
1. Sayyid Salim bin Umar bin Hafidz menceritakan salah satu ''karomah'' yg pernah ia lihat dari sang ayah,Habib Umar bin Hafidz :
''dulu..sempat tampak cahaya berbentuk lafadz Allah di kening ayahku(Habib Umar bin Hafidz),
melihat ''keajaiban'' itu,kamipun memberitahu beliau akan hal itu,akan tetapi ia sama sekali tdk mempedulikan ucapan kami,ia bahkan sama sekali tak melihat ke kaca untuk memastikan apakah hal itu benar atau tdk..
ketika akhirnya banyak orang-orang yg berkata padanya bahwa mereka memang melihat ada lafadz Allah yg tertulis di keningnya,ia hanya berkata pada mereka :
''aku lebih tahu siapa diriku yg hina ini daripada kalian..''
2. salah seorang ulama(yg hidup di zaman Syaikh Abdul qadir al jilani) menceritakan salah satu pengalamannya ketika berhaji :
''waktu itu,saat aku melaksanakan tawaf aku melihat seseorang sedang bersujud di dekat multazam..
aku dekati orang itu,ternyata ia adalah Syaikh Abdul qadir al jailani,aku mendengar ia berdoa,menangis,dan berkata dalam sujudnya :
''Ya Allah..andai saja engkau memang tdk ingin mengampuniku kelak di hari kiamat..maka bangkitkanlah aku dari kuburku dlm keadaan buta,hingga aku tak malu kpd mereka yg dulu telah berbaik sangka padaku di dunia..''
#ta'liq : mereka para kekasih Allah,meski mempunyai ilmu dan amal sebanyak buih lautan tapi mereka tak pernah terlena dgn apa yg telah mereka lakukan,
mereka juga tak pernah buta oleh pujian-pujian orang,
mereka selalu meyakini bahwa mereka hanyalah seorang hamba hina yg tak punya apa-apa dan hanya pantas mendapatkan neraka.......
coba bandingkan dgn kita,setiap hari berbuat dosa,sholat tahajjud dua raka'at aja udah ngerasa jadi wali,udah merasa paling ''masyallah'' diantara yg lain..seakan akan kita sudah memastikan satu tempat di surga
dgn membaca kisah-kisah beliau2......setidaknya kita merasa malu,.malu untuk merasa bahwa diri kita lebih mulia dan lebih baik dari orang lain,
malu untuk meremehkan dan merendahkan orang-orang disekitar kita(kayak apa sih amal-amal kita kalo dibandingkan dengan Habib Umar,Syaikh abdul qadir al jailani dan wali-wali Allah lainnya..?)
#Allahuma shollii 'alaa sayyidina Muhammad nabiyil umiy wa alihi wa shobihi wa salim......
#semoga kita di mampukan untuk meneladani Beliau2.....
Aamiin......
#smoga_manfaat
''waktu itu,saat aku melaksanakan tawaf aku melihat seseorang sedang bersujud di dekat multazam..
aku dekati orang itu,ternyata ia adalah Syaikh Abdul qadir al jailani,aku mendengar ia berdoa,menangis,dan berkata dalam sujudnya :
''Ya Allah..andai saja engkau memang tdk ingin mengampuniku kelak di hari kiamat..maka bangkitkanlah aku dari kuburku dlm keadaan buta,hingga aku tak malu kpd mereka yg dulu telah berbaik sangka padaku di dunia..''
#ta'liq : mereka para kekasih Allah,meski mempunyai ilmu dan amal sebanyak buih lautan tapi mereka tak pernah terlena dgn apa yg telah mereka lakukan,
mereka juga tak pernah buta oleh pujian-pujian orang,
mereka selalu meyakini bahwa mereka hanyalah seorang hamba hina yg tak punya apa-apa dan hanya pantas mendapatkan neraka.......
coba bandingkan dgn kita,setiap hari berbuat dosa,sholat tahajjud dua raka'at aja udah ngerasa jadi wali,udah merasa paling ''masyallah'' diantara yg lain..seakan akan kita sudah memastikan satu tempat di surga
dgn membaca kisah-kisah beliau2......setidaknya kita merasa malu,.malu untuk merasa bahwa diri kita lebih mulia dan lebih baik dari orang lain,
malu untuk meremehkan dan merendahkan orang-orang disekitar kita(kayak apa sih amal-amal kita kalo dibandingkan dengan Habib Umar,Syaikh abdul qadir al jailani dan wali-wali Allah lainnya..?)
#Allahuma shollii 'alaa sayyidina Muhammad nabiyil umiy wa alihi wa shobihi wa salim......
#semoga kita di mampukan untuk meneladani Beliau2.....
Aamiin......
#smoga_manfaat
Friday, 11 March 2016
Pantaskah kita disebut murid????
Oleh : Habib Jindan bin Novel Jindan
Syeikh (itu) ada yang benar ada juga yang palsu, begitu juga para murid, ada murid yang benar benar murid ada juga murid yang palsu, maka tanyakan kepada diri kita,..benarkah kita seorang Thalabul Ilmi (penuntut ilmu-red),..pantas menyandang sebutan sebagai seorang murid?
Lihat teladan AlHabib Muhammad AlHaddar, beliau guru dari AlHabib Umar bin Hafidh juga guru dari AlHabib Zain bin Sumaith, ketika masih menuntut ilmu di Rubath Tarim ia selalu menghabiskan setiap malamnya bergadang menuntut ilmu, hingga jika kantuk datang maka beliau membasahkan dirinya dengan air hingga hilang kantuknya, bahkan sekali waktu beliau naik ke atap rumahnya untuk menghilangkan kantuknya dan berkata kepada dirinya “Kalau aku jatuh maka aku mati”. Beliau pun tidak mau ada hal yang menganggunya dalam menuntut ilmu, diceritakan jika datang surat dari keluarganya maka beliau tidak membukanya dan disimpan terus seperti itu hingga selesai masa belajar baru dibuka, disitu di surat diterangkan si fulan wafat, si fulan lahir, si fulan menikah dlsbnya, beliau berbuat seperti ini saking takdhimnya dalam menuntut ilmu.
Simak juga bagaimana AlHabib Abdullah bin Abdurrahman bin Syaikh Abubakar bin Salim ketika sampai di Tarim, hari pertama sampai di tempat menuntut ilmu langsung sibuk belajar, zaman dahulu jika seseorang pergi belajar maka membawa kasurnya sendiri, beliau tidak pernah sempat membuka kasurnya, beliau selalu tertidur dalam posisi terduduk lalu bangun subuh dan lanjut lagi esok malamnya dengan keadaan yang sama hal ini pun dilakukan terus menerus hingga 4 tahun, hingga beliau tidak tahu siapa teman di sebelah kamarnya.
AlHabib Abdullah Umar Asy-Syatiri dimana beliau adalah guru dari semua ulama terkenal dizamannya, berkata “Tidak pantas menyebut diri sebagai penuntut ilmu kalau tidak solat tahajud”, bahkan belum bisa dikatakan belajar Fiqih jika belum hafal Zubad dan Nahwu jika belum hafal Alfiah. Perbedaan kita dengan mereka bukan seperti langit dengan bumi, tetapi seperti langit dengan sumur.
Ketahuilah bahwa sebelum seorang menuntut ilmu maka harus di seleksi dulu, jika dilihat oleh guru si murid belum bersih hatinya maka akan dibersihkan dulu hatinya atau pada akhlaknya atau pada kualitas ibadahnya hingga jika sudah bersih dan layak yang akan masuk adalah hanya cahaya ilmu.
Diceritakan datang seorang ke Imam Abdurrahman Al Masyhur ingin menuntut ilmu, sebelum belajar sang Imam menyuruh dulu si calon murid untuk membeli ikan asin basah di pasar, yang disuruh bukan orang sembarangan, seorang anak ulama besar, tidak pernah sekalipun pergi ke pasar, maka si anak tadi meminta wadah untuk dibawa, berkata sang imam masukkan ikan asin tersebut ke lengan bajumu dan bawa kemari…,sampai dipasar ramai orang kedatangan anak seorang ulama besar belanja dipasar, berkata si anak “Saya disuruh guru saya untuk membeli ikan asin basah dan dimasukkan ke lengan baju”, setelah sampai dihadapan sang imam maka berkata “Tadi aku mengujimu karena aku melihat ada kesombongan dalam hatimu dan sekarang kesombongan itu sudah hilang”.
Lihat Sayyidina Abdullah bin Abbas berkata “Saat mencari ilmu agama saya terhinakan orang, susah, capek namun ketika saya sudah di cari orang saya di hormati orang” walaupun tidak bertujuan mencari pujian orang.
Satu saat Sayyidina Zaid bin Tsabit datang ke pemakaman ibunya Sayyidina Abdullah bin Abbas, maka berdiri ia menyambut Zaid bin Tsabit, sahabat Rasulullah yang sedang naik keledai dan menuntunnya, sementara dizaman itu perbuatan seperti ini adalah perbuatan seorang budak, maka berkata Zaid bin Tsabit “Wahai sepupu Nabi lepaskan”, berkata Abdullah bin Abbas “Beginilah kita diperintahkan untuk memperlakukan para ulama kita”, maka turunlah zaid dari keledainya dan mencium tangan Abdullah bin Abbas sambil berkata “Beginilah kita memperlakukan Ahlulbait Nabi SAW”.
Seseorang kalau gak mau susah gak bakal sampai ke tempat yang tinggi, berkata AlHabib Abubakar Al Adni “Siapa yang takut dengan tantangan tidak akan sampai ke tempat yang tinggi, hakikat yang mahal ada di tempat yang tinggi, buah jika berduri akan menjadi mahal, siapa yang tidak mau menyelam ke dasar lautan tidak akan mendapat mutiara, tidak akan mendapat hadiah anugerah tersebut dan lemah terhadap hal tersebut”
Zaman dulu ada seorang bernama Abdul Jalil, ia bersungguh sungguh mencari syaikh, datang ke satu kampung dan ditunjuki oleh orang orang kampung untuk pergi bertemu seorang syaikh yang sudah terkenal di kampung tersebut, namun tanpa diketahui ternyata syaikh tersebut seorang penipu!…syaikh palsu ini punya teman teman n waktu sendiri untuk mabuk mabukan, maka datang Abdul Jalil mengetuk pintu ditanya “siapa engkau?” “Aku Abdul Jalil” kebetulan si syaikh palsu ini lagi nunggu temen maboknya namanya sama Abdul Jalil juga, maka ketika di buka pintu kaget si syaikh palsu kedoknya terbongkar, Abdul Jalil melihat syaikh palsu sedang mabuk dikelilingi botol botol minuman, melihat itu ia bersungkur sujud “Syaikh tolong bimbing aku ke jalan Allah” ternyata yang datang seorang polos, maka disurulah Abdul Jalil diperbudak menjaga kebun, terus ia bekerja dan beribadah dengan kesungguhan tanpa tahu bahwa sang syaikh adalah syaikh palsu penipu, ketika itu di lain tempat sedang berlangsung pertemuan para wali sedang mencari kandidat, bertanya para wali “Siapa yang akan dijadikan pengganti wali yang wafat?” maka berkata seorang wali “Ada seorang yang pantas tetapi sungguh kasihan karena ia berguru kepada orang yang salah..berguru kepada seorang syaikh palsu”, maka diangkatlah Abdul Jalil berkat kesungguhannya menjadi seorang wali….ia datang dengan kesungguhan maka ada guru lain yang akan peduli, maka hati hatilah jangan tertipu dengan hal semacam ini yang akan membuat iman kita bangkrut!.
Diceritakan seorang datang ke Imam Ahmad bin Hambal ingin menjadi murid mempelajari ilmu Hadist, maka malamnya disiapkan ember oleh Imam barangkali si calon murid ingin shalat tahajjud, esok subuh Imam Ahmad menghampirinya dan mendapatkan calon murid baru bangun sementara air di ember masih penuh, “Kenapa embermu masih penuh? engkau tidak shalat Tahajjud?” calon murid berkata tidak, maka berkata Imam Ahmad “Jika belum tahajjud belum pantes belajar hadist”. Harus diperbaiki dulu mental orang tersebut, tuntut ilmu untuk diamalkan bukan sekadar diriwayatkan.
Jangan dekat dengan orang besar tetapi gak ambil manfaat!.
Satu saat pergi Sayyidina Isa bin Maryam bersama seorang membawa bekal roti gandum yang jumlahnya sesuai dengan lamanya perjalanan, ketika ingin dimakan maka didapati berkurang roti gandum 1 buah.
Sayyidina Isa bertanya siapa yang mengambil roti, orang itu berkata aku tidak tahu. Lanjut perjalanan diajak oleh Sayyidina Isa berjalan menyeberangi air, berjalan di air dan berkata “Ini mukjizat kamu percaya? Iya”, maka ditanya “Siapa yang mengambil roti gandumnya”, orang tersebut bilang “Aku tidak tahu”.
Maka berjalan lagi mereka melintasi kuburan, Sayyidina Isa menghidupkan orang mati dan berkata “Ini mukjizat kamu percaya? Iya”, maka ditanya “Siapa yang mengambil roti gandumnya” orang tersebut bilang “Aku tidak tahu”.
Berjalan lagi hingga menjumpai gundukan tanah, Sayyidina Isa pun merubah tanah tersebut menjadi emas dan berkata “Kita bagi 3 bagian, 1 untukku 1 untukmu dan 1 lagi untuk yang mengambil roti gandum” mendengar itu orang tersebut baru mengaku…maka Sayyidina Isa berkata “Ambil semua termasuk bagian saya, tetapi jangan temani saya lagi” dia rela ketinggalan Sayyidina Isa dan memilih dunia!.
Dia gak mikir bagaimana memindahkan tumpukan emas sedemikian banyak. Lalu datanglah 2 perampok, karena takut maka sepakat untuk membagi emas tersebut dengan maling, lihat keadaan orang yang cinta dunia dan tidak bisa menjaga adab, dalam sesaat Allah rubah barisannya bergabung menjadi bagian dari para penyamun.
Maka pergi salah seorang dari mereka membeli makanan dan mempunyai niat jahat dan keserakahan, maka diracun makanan tadi, sementara 2 orang yang menunggu juga berpikiran sama “Daripada dibagi 3, lebih baik kita bagi berdua, kita bunuh saja!”. Saat kembali dari pasar maka dibunuhlah orang tadi dan sebelum membagi emas mereka makan makanan yang sudah di beri racun..mati semuanya tak tersisa!…beberapa lama lewatlah Sayyidina Isa dengan murid muridnya melihat gundukan emas beserta 3 tiga mayat dan berkata “Itulah dunia akhirnya akan seperti itu!”…itulah yang tidak bisa menjaga adab terhadap guru!.
Diceritakan bahwa Imam Hasan AsSyadzili kedatangan seorang yang ingin belajar ilmu kimia merubah benda menjadi emas, ilmu ini sudah lama punah, Imam mengiyakan dengan syarat setiap batal wudhu harus melakukan shalat sunnah, setahun kemudian ketika sedang menimba air terasa berat dan didapati air tersebut berubah menjadi emas!.Karena sudah istiqomah untuk berwudhu shalat sunnah maka dituang lagi, di tarik lagi…didapati emas lagi…dibuang lagi terus hingga kembali menjadi air “Ini yang saya mau!”.
Murid tadi menemui Imam AsSyadzili meminta dikembalikan seperti semula, maka berkata sang Imam “Cukuplah…dirimu pun sudah mejadi emas hingga hatimu pun menjadi emas!” Berkat keberkahan dekat kepada orang mulia,…bagi murid emas dan tanah adalah sama!
Lihat…Cinta Habib Munzir kepada gurunya yaitu AlHabib Umar bin Hafidh begitu besar hingga kalau di suruh lompat terjun pun beliau akan lompat, bagi Habib Munzir kalau Habib Umar menyuruh melakukan A ya harus A bukan a kecil tapi A besar, saya buka sedikit…,dulu ketika Habib Munzir sering memajang fotonya dan Habib Umar di jalan jalan, Habib Umar berkata kepada saya untuk menyampaikan jika pada kedatangan kita berikutnya jangan tempel foto di jalan umum, sekedar pengumuman tanpa foto, biarkan itu milik para orang politik, berlaku hingga sekarang…..ini penyerahan seratus persen terhadap gurunya, seperti mayat dihadapan gurunya.
Dulu di awal perjalanan dakwah, Habib Munzir sering keluar kota berhari hari hingga banyak problem berupa sakit, tumpukan hutang dll, maka datang surat dari Habib Umar melarang keluar kota dan perintah rinci lainnya tidak boleh begini, harus begini dlsbnya, tdk boleh pinjem sama siapapun banyak perintah berat dengan adanya surat tersebut, saya tahu isi surat tersebut karena bacanya bareng di kamar saya…Habib Munzir syok dengan keadaan tersebut, sampai berkata “Kalau ane tahu hati Habib Umar akan seperti ini, ane gak mau jadi ulama mending jadi tukang sate!”.
Sayyidina Umar bin Khattab pernah berkata “Andaikata aku tidak pernah dilahirkan ke dunia, andaikata ibuku mandul, andaikata aku dilahirkan sebagai seekor kambing maka akan lebih ringan…hanya makan minum gemuk disembelih maka selesai, tidak harus memikul tanggung jawab besar dihadapan Allah.
Saya bilang “Ya munzir…mau bagaimanapun berat dan ringannya, Habib Umar guru kita,…kita gak faham saat ini tetapi ke depan bakal faham”..ternyata betul!…urusan jadi beres, hutang selesai, dakwah hingga jadi seperti sekarang dlsbnya, klo bukan karena surat Habib Umar gak bakal seperti ini dan semua itu pun butuh pengorbanan, mau makan pun susah karena sudah gak boleh pinjam, terkadang ke majelis naik taksi, kadang saya yang jemput, berkat taat dan kepatuhan lambangnya bukan banyaknya massa dlsbnya tetapi dengan ridhonya Habib Umar terhadap beliau simaklah bait bait syairnya, beliau Habib munzir lakukan dengan penuh pengorbanan,..intinya jangan pernah melepaskan diri dari syaikh dalam keadaan apapun.
Belasan tahun lalu, pernah satu saat, Habib Umar bercerita kepada saya ada seorang murid Habib Umar, seorang teman kami berdakwah di Jazirah Arab, sukses memiliki banyak jamaah, selesai majelis ditunggu banyak mobil jamaah yang minta dinaikinya…macam macam fasilitas….tetapi ia lupa dan berkata bahwa semua ini adalah hasil dari jerih payahnya, dari keringatnya, bukan hasil dari gurunya,…menisbatkan kesuksesan kepada dirinya lupa kepada gurunya yaitu Habib Umar, maka ketika ia melepas diri dari Habib Umar maka hilanglah sudah semua hal yang dianggap miliknya..tidak ada lagi macam macam fasilitas yang menunggunya…mobil mobil muridnya hanya berlalu begitu saja tidak memperdulikan hanya sekedar “Oh ada ustad”…maka celaka orang yang dekat dengan syaikh tapi tidak beradab!….semoga kita menjadi murid yang menbanggakan guru dan juga menjadi kebanggaan guru kita…Aamiin.
Allahuma soli ala sayidina muhammad nabiyil umiy wa alihi wa shobihi wa salim
Thursday, 10 March 2016
buah ketaatan seorang murid KH. Kholil Bangkalan Madura
Suatu ketika ada seorang anak kecil kira² berumur 9 tahun pergi nyantri ke Hadratussyekh KH. Kholil Bangkalan Madura.
Melihat keadaan bocah kecil ini Kyai Kholil tidak langsung mengajar ngaji karena khawatir tidak kerasan. Sambil menunggu si bocah merasa betah, Kyai Kholil memberi tugas pada si santri kecil ini untuk membersihkan daun mangga yang jatuh dari pohonnya di depan ndalem Kyai Kholil.
Si bocah ini menjalankan perintah gurunya dengan senang hati.
Pada suatu malam turunlah hujan begitu lebat, Kyai Kholil keluar dan
duduk di teras rumah. Dilihatnya ada seorang anak yang tetap
berhujan-hujanan di bawah pohon mangga menjaga daun mangga yang jatuh ke
tanah untuk langsung dibersihkan.
Seketika itu Kyai Kholil memanggil anak tersebut, betapa kagetnya Kyai Kholil ternyata dia adalah anak kecil yang diberi tugas membersihkan daun mangga bila ada yang jatuh dari pohonnya itu.
Melihat kejadian tersebut Kyai Kholil berkata kepada si kecil yang bernama Abbas itu,
"Wahai Abbas sekalipun engkau masih kecil belia tapi engkau memiliki ketaatan sungguh² kepada guru. Oleh karena itu cukup untuk kamu ngaji di sini sekarang."
Kyai Kholil bertakbir keras, "Allâhu Akbar... Allâhumma sholli 'alâ Sayyidinâ Muhammad. Pulang...!! Mengajar...!! Ilmunya ditanggung Kholil...!!"
Seketika itu pula Kyai Kholil meminta Abbas kecil menengadah ke langit dengan membuka mulut dan Kyai Kholil meludahi mulut Abbas kecil, maka pulanglah Abbas kecil dengan derai air mata karena tak kuasa meninggalkan guru yang dicintai dengan amanah yang dibanggakannya.
Subhânallah... Jadilah Abbas seorang kyai besar berpengaruh di Banyuwangi dengan santri yang luar biasa hingga sekarang.
'Mencari ridlo Guru' itulah rahasia besar kesuksesan ulama terdahulu, yang makin terlupakan sekarang.
Di samping keikhlasan sang guru itu sendiri tentunya yang juga makin jarang kita temukan
Allâhumma nfa'nâ bimâ 'allamtanâ wa 'allimna lladzî yanfa'unâ —
Seketika itu Kyai Kholil memanggil anak tersebut, betapa kagetnya Kyai Kholil ternyata dia adalah anak kecil yang diberi tugas membersihkan daun mangga bila ada yang jatuh dari pohonnya itu.
Melihat kejadian tersebut Kyai Kholil berkata kepada si kecil yang bernama Abbas itu,
"Wahai Abbas sekalipun engkau masih kecil belia tapi engkau memiliki ketaatan sungguh² kepada guru. Oleh karena itu cukup untuk kamu ngaji di sini sekarang."
Kyai Kholil bertakbir keras, "Allâhu Akbar... Allâhumma sholli 'alâ Sayyidinâ Muhammad. Pulang...!! Mengajar...!! Ilmunya ditanggung Kholil...!!"
Seketika itu pula Kyai Kholil meminta Abbas kecil menengadah ke langit dengan membuka mulut dan Kyai Kholil meludahi mulut Abbas kecil, maka pulanglah Abbas kecil dengan derai air mata karena tak kuasa meninggalkan guru yang dicintai dengan amanah yang dibanggakannya.
Subhânallah... Jadilah Abbas seorang kyai besar berpengaruh di Banyuwangi dengan santri yang luar biasa hingga sekarang.
'Mencari ridlo Guru' itulah rahasia besar kesuksesan ulama terdahulu, yang makin terlupakan sekarang.
Di samping keikhlasan sang guru itu sendiri tentunya yang juga makin jarang kita temukan
Allâhumma nfa'nâ bimâ 'allamtanâ wa 'allimna lladzî yanfa'unâ —
Monday, 7 March 2016
Waspada dengan pujian ..
Waspada dengan pujian ...
Diceritakan ada seekor anak nyamuk yang baru saja belajar terbang merasa kegirangan saat ia berhasil terbang, "Aku hebat mah, tadi aku terbang dan manusia bertepuk tangan." Sang Induk nyamuk berujar, "Awas Nak! Tepuk tangan mereka untuk membunuhmu! Bukan untuk memujimu."
Faedah yang bisa kita petik dari dongeng di atas adalah jangan mengira yang memujimu akan menjadikan dirimu mulia. Justru terkadang yang memujimu, menjadikanmu binasa, karena pujiannya tersebut menjadikanmu lupa dan lengah yang berakibat engkau melambung dan pongah. Semoga Allah menjadikan kepada kita semua hamba Allah yang tidak bangga dengan pujian & tak berduka atas kritikan & hinaan. Aamiin. Semoga bermanfaat.
Dikutip dari tulisan Derry Sulaiman.
Diceritakan ada seekor anak nyamuk yang baru saja belajar terbang merasa kegirangan saat ia berhasil terbang, "Aku hebat mah, tadi aku terbang dan manusia bertepuk tangan." Sang Induk nyamuk berujar, "Awas Nak! Tepuk tangan mereka untuk membunuhmu! Bukan untuk memujimu."
Faedah yang bisa kita petik dari dongeng di atas adalah jangan mengira yang memujimu akan menjadikan dirimu mulia. Justru terkadang yang memujimu, menjadikanmu binasa, karena pujiannya tersebut menjadikanmu lupa dan lengah yang berakibat engkau melambung dan pongah. Semoga Allah menjadikan kepada kita semua hamba Allah yang tidak bangga dengan pujian & tak berduka atas kritikan & hinaan. Aamiin. Semoga bermanfaat.
Dikutip dari tulisan Derry Sulaiman.
Saturday, 5 March 2016
wanita adalah pembangun bangsa
Bisa jadi bahan renungan buat wanita yg akan jadi calon ibuSemoga bermanfaat
----- - - Imbas gerakan feminisme, kaum muslimah seakan lupa akan kodratnya. Mereka berlomba-lomba meningkatkan kualitas pendidikan, namun tujuan mereka bukan untuk menjadi ibu hebat pencetak genarasi berkarakter, akan tetapi justru demi karir gemilang dan cemerlang. Jarang sekali diantara mereka yang full time mother, yang ada adalah part time mother. Begitu kasihanya anak-anak sekarang, mereka tak merasakan kelembutan belaian kasih sayang ibu..Dari sinilah Habib Abdullah Baharun Rektor Mahasiswa Al-Ahgaff Yaman menasehati, mendidik, mengarahkan para Mahasiswinya untuk menjadi Muslimah, kader ibu hebat pembentuk generasi berkualiatas sebab kehebatan laki-laki tidak lepas dari wanita (Ibu). Seandainya para muslimah mengetahui hal-hal ini mungkin iya akan melepaskan karirnya dan kembali menjadi ibu serta istri solehah teruntuk suaminya. Inilah diantra keutamaan muslimah yang dengan tulus merawat dan mendidik anak-anaknya:
@ Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya dari badannya (susu badan) akan dapat satu pahala dari tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
2. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat di langit akan memberikan kabar gembira bahwa syurga adalah balasannya.
3. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
Dan masih banyak keutamaan yang belum terurai diatas. Semoga kita mampu
menjadi muslimah yang selalu meneladani Sayidah Fateema Bint Rasulullah
SAW.
Wednesday, 24 February 2016
Terimakasih ibuku sayank
Ibu adalah segalanya
----
Seorang ibu ingin meminjam uang kepada anaknya yang telah mapan. Dengan suara rendah disertai rasa malu ibu berkata : " Nak, bolehkah ibu meminjam uang 100 ribu,? Ibu ada perlu buat beli beras.". Anaknya tidak langsung menjawab, dengan raut muka datar ia berkata: " Iya Bu, nanti Aku tanya istriku dulu", seakan berat untuk mengiyakan, karena belum tentu isterinya mengiyakan...Ketika Sang Anak masuk ke dalam rumah ia melihat dus susu anaknya masih ada bandrol harga Rp 50.000, kemudian dia merenung. Jika 1 dus habis 1 hari x 30 hari x 2 th = 36 juta....!!!!. Dia berfikir, waktu balita dia hanya diberikan ASI oleh ibunya, harganya tak terhingga, super steril, diberikan dengan penuh kasih sayang....Jika didapat oleh seorang anak selama 2 tahun berapa yang harus ia bayar?? Kemudian ia berbalik dan menatap wajah ibunya yang teduh walau telah dimakan usia. Dirimu telah memberikan semua kasih sayang, harta dan semuanya kepadaku tanpa pamrih, dan semua itu kuterima dgn GRATIS..Maafkan anakmu ini yang tidak tahu balas budi.. Segera ia memeluk ibunya dan mengecup keningnya dan memberi uang Rp 3 jt, sambil menangis ia berkata: "Ibu, jangan berkata pinjam lagi yaa, hartaku adalah juga milikmu, do'akan anakmu ini agar selalu berbakti padamu". Sambil berkaca-kaca ada air bening di pelupuk mata ibu ia berkata: "Nak, di setiap keadaan ibu selalu berdo'a agar kita semua selalu dikumpulkan di dunia dan di SURGA nanti dalam kebahagian..
Semoga Bermanfaat.
Tata cara Bershalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW
Sedikit tata cara Bershalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
.
.
Seorang Awliya Agung , Sayyidina Abil Mawahib Muhammad As Syadhiliy ra . terhitung sangat sering bermimpi bertemu dengan Nabi SAW.
.
.
Seorang Awliya Agung , Sayyidina Abil Mawahib Muhammad As Syadhiliy ra . terhitung sangat sering bermimpi bertemu dengan Nabi SAW.
Dalam sebuah kesempatan Beliau berkata :
.
" Suatu saat ,aku terlalu tergesa-gesa dalam membaca shalawat Nabi , hanya karena aku ingin segera menyelesaikan wiridku yakni 1000 kali shalawat . Malam harinya Rasululloh SAW berkata kepadaku :
.
.
" Apa kamu lupa , Wahai Abil Mawahib , bahwa tergesa-gesa itu perbuatan Syetan ? .
.
Ucapkanlah dengan perlahan dan tartil kalimat ...
Allohumma Sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala Ali Sayyidina Muhammad .
.
.
Kecuali jika memang waktu telah terlalu sempit , maka tidak mengapa jika engkau membacanya dengan cepat.
.
Ini yang aku katakan kepadamu adalah cara paling afdhol.
Adapun sesungguhnya , DENGAN CARA APAPUN SHALAWATMU TETAP SEBUAH SHALAWAT .
.
Tetapi ,alangkah baiknya jika engkau ingin bersholawat kepadaku ( dengan cara yang cepat ) maka untuk Shalawat yang pertama , engkau ucapkan dengan yang sempurna meskipun hanya satu kali.
.
Kemudian demikian juga ( dengan cara yang sempurna ) syalawatmu yang terakhir kamu baca .Bacalah dengan sempurna juga , meski pun hanya satu kali.
.
( adapun shalawat - shalawat diantara keduanya , tidak mengapa engkau baca dengan cepat )
Dan Sholawat yg sempurna itu adalah :
.
Allohumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin wa 'ala Ali sayyidina Muhammadin
Kama shollayta 'ala sayyidina Ibrohima wa'ala Ali sayyidina Ibrohima.
Wabarik 'ala Sayyidina Muhammadin wa'ala Ali Sayyidina Muhammadin.
Kama barokta 'ala Sayyidina Ibrohima wa'ala Ali sayyidina Ibrohima .
Fil 'alamina innaka Hamidun Majidun.
Assalamu alayka Ayyuhan Nabiyyu warohmatullohi Wabarokatuh. .. "
.
.
Kayfiyyah - kayfiyah bersholawat sangat banyak sekali dan yang di nukil dari perkataan Seorang Wali Quthub Besar , Sayyidina Muhammad Abil Mawahib As Syadhiliy ini adalah salah satu yang terbaik yang dapat kita pilih untuk diamalkan .,
#semoga bermanfaat!!!
.
" Suatu saat ,aku terlalu tergesa-gesa dalam membaca shalawat Nabi , hanya karena aku ingin segera menyelesaikan wiridku yakni 1000 kali shalawat . Malam harinya Rasululloh SAW berkata kepadaku :
.
.
" Apa kamu lupa , Wahai Abil Mawahib , bahwa tergesa-gesa itu perbuatan Syetan ? .
.
Ucapkanlah dengan perlahan dan tartil kalimat ...
Allohumma Sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala Ali Sayyidina Muhammad .
.
.
Kecuali jika memang waktu telah terlalu sempit , maka tidak mengapa jika engkau membacanya dengan cepat.
.
Ini yang aku katakan kepadamu adalah cara paling afdhol.
Adapun sesungguhnya , DENGAN CARA APAPUN SHALAWATMU TETAP SEBUAH SHALAWAT .
.
Tetapi ,alangkah baiknya jika engkau ingin bersholawat kepadaku ( dengan cara yang cepat ) maka untuk Shalawat yang pertama , engkau ucapkan dengan yang sempurna meskipun hanya satu kali.
.
Kemudian demikian juga ( dengan cara yang sempurna ) syalawatmu yang terakhir kamu baca .Bacalah dengan sempurna juga , meski pun hanya satu kali.
.
( adapun shalawat - shalawat diantara keduanya , tidak mengapa engkau baca dengan cepat )
Dan Sholawat yg sempurna itu adalah :
.
Allohumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin wa 'ala Ali sayyidina Muhammadin
Kama shollayta 'ala sayyidina Ibrohima wa'ala Ali sayyidina Ibrohima.
Wabarik 'ala Sayyidina Muhammadin wa'ala Ali Sayyidina Muhammadin.
Kama barokta 'ala Sayyidina Ibrohima wa'ala Ali sayyidina Ibrohima .
Fil 'alamina innaka Hamidun Majidun.
Assalamu alayka Ayyuhan Nabiyyu warohmatullohi Wabarokatuh. .. "
.
.
Kayfiyyah - kayfiyah bersholawat sangat banyak sekali dan yang di nukil dari perkataan Seorang Wali Quthub Besar , Sayyidina Muhammad Abil Mawahib As Syadhiliy ini adalah salah satu yang terbaik yang dapat kita pilih untuk diamalkan .,
#semoga bermanfaat!!!
Wednesday, 10 February 2016
kisah nabi sulaiman
سبحان الله
--------------
Di kisahkan bahwasanya nabi Sulaiman berjalan dalam arak-arakan pawainya,sedangkan burung-burung menaunginya manusia dan jin berada di sekelilingnya,lalu beliau melewati seorang ahli ibadah dari bani israel,lalu orang itu berkata "sungguh engkau telah di beri kerajaan yang besar" maka nabi Sulaiman menjawab "satu kali bacaan tasbih dalam catatan amal itu lebih utama dari kerajaan ini,karena apa yang di berikan kepadaku ini tidak kekal,sedangkan satu bacaan tasbih itu pahalanya tidak hilang tapi tersimpan di sisi Alloh"
#jawahirul lu'aliyah 234.
Semoga bermanfaat
--------------
Di kisahkan bahwasanya nabi Sulaiman berjalan dalam arak-arakan pawainya,sedangkan burung-burung menaunginya manusia dan jin berada di sekelilingnya,lalu beliau melewati seorang ahli ibadah dari bani israel,lalu orang itu berkata "sungguh engkau telah di beri kerajaan yang besar" maka nabi Sulaiman menjawab "satu kali bacaan tasbih dalam catatan amal itu lebih utama dari kerajaan ini,karena apa yang di berikan kepadaku ini tidak kekal,sedangkan satu bacaan tasbih itu pahalanya tidak hilang tapi tersimpan di sisi Alloh"
#jawahirul lu'aliyah 234.
Semoga bermanfaat
Nasehat imam syafi'i dr ustadz Nashiruddin ppm 4 bahasa almuhibbin
• Nasehat Imam Syafi'i
قال الشافعي رحمه الله :
"وإذا أردت صلاح قلبك، أو إبنك، أو أخيك، أو من شئت صلاحه، فأودعه في رياض القرآن، وبين صحبة القرآن، سيصلحه الله شاء أم أبى -بإذنه تعالى-".
قال الشافعي رحمه الله :
"وإذا أردت صلاح قلبك، أو إبنك، أو أخيك، أو من شئت صلاحه، فأودعه في رياض القرآن، وبين صحبة القرآن، سيصلحه الله شاء أم أبى -بإذنه تعالى-".
[حلية الأولياء لأبي نعيم 9 / 123]
Imam Syafi'i rahimahullah berkata : "Bila engkau menginginkan keshalihan hati, keshalihan anakmu, saudaramu, atau siapa saja, maka titipkanlah ia bernaung dalam Taman Al-Qur'an dan bertemankan dengan Ahlul Qur'an, niscaya Allah akan menjadikannya shalih dengan seizin-Nya".
(Hilyatul Awliya' - Abu Nu'aim : 9 /123)
semoga bermanfaat
Imam Syafi'i rahimahullah berkata : "Bila engkau menginginkan keshalihan hati, keshalihan anakmu, saudaramu, atau siapa saja, maka titipkanlah ia bernaung dalam Taman Al-Qur'an dan bertemankan dengan Ahlul Qur'an, niscaya Allah akan menjadikannya shalih dengan seizin-Nya".
(Hilyatul Awliya' - Abu Nu'aim : 9 /123)
semoga bermanfaat
Tuesday, 9 February 2016
romo yai Nashiruddin ppm 4 bahasa almuhibbin
PESAN untuk para GURU
-----
Romo Kyai Abdul Aziz Manshur dalam acara Madrasah di Lirboyo sering kali berpesan kepada para guru :
"Sak durunge ngajar, ajaren disik nafsumu. Nek bengi ojo lali shalat tahajjud, dungakno anak2mu murid2mu paling setitik di wacakne fatihah ping 41. Syukur2 di riyadloi poso senin-kemis. Bocah-bocah podo nakal kuwi mergo kurang olehe nirakati.. kurang olehe dungakne".
"Sebelum mengajar, hajarlah terlebih dahulu nafsumu... kalau malam jangan lupa shalat tahajjud, doakan anak2 dan murid2-mu dengan membacakan Fatihah sedikitnya 41 kali. Kalu bisa di riyadloi dg puasa senin-kemis. Mereka nakal... karena kurang di riyadloi, kurang di doakan".
-----
Romo Kyai Abdul Aziz Manshur dalam acara Madrasah di Lirboyo sering kali berpesan kepada para guru :
"Sak durunge ngajar, ajaren disik nafsumu. Nek bengi ojo lali shalat tahajjud, dungakno anak2mu murid2mu paling setitik di wacakne fatihah ping 41. Syukur2 di riyadloi poso senin-kemis. Bocah-bocah podo nakal kuwi mergo kurang olehe nirakati.. kurang olehe dungakne".
"Sebelum mengajar, hajarlah terlebih dahulu nafsumu... kalau malam jangan lupa shalat tahajjud, doakan anak2 dan murid2-mu dengan membacakan Fatihah sedikitnya 41 kali. Kalu bisa di riyadloi dg puasa senin-kemis. Mereka nakal... karena kurang di riyadloi, kurang di doakan".
Nasehat romo yai Nashiruddin ppm 4 bahasa Almuhibbin Jatirogo
Tidak Boleh Menyebut Orang Tua, Ulama, Guru dengan Namanya Saja
Ini salah satu adab yang diajarkan dalam Islam dan diajarkan oleh ulama kita saat menyebut nama orang tua maupun guru atau ahli ilmu (Syaikh, Ulama, Ustadz, Kyai, dan semacam itu), tidak boleh menyebut dengan nama mereka saja. Baiknya disertakan dengan panggilan Imam, Syaikh, Ustadz, Kyai, Ayah, Ibu, dan seterusnya. Panggilan tersebut disesuaikan dengan panggilan di tengah masyarakat yang dianggap santun.
Imam Nawawi rahimahullah menerangkan:
Ini salah satu adab yang diajarkan dalam Islam dan diajarkan oleh ulama kita saat menyebut nama orang tua maupun guru atau ahli ilmu (Syaikh, Ulama, Ustadz, Kyai, dan semacam itu), tidak boleh menyebut dengan nama mereka saja. Baiknya disertakan dengan panggilan Imam, Syaikh, Ustadz, Kyai, Ayah, Ibu, dan seterusnya. Panggilan tersebut disesuaikan dengan panggilan di tengah masyarakat yang dianggap santun.
Imam Nawawi rahimahullah menerangkan:
Disunnahkan bagi anak, murid, atau seorang pemuda ketika menyebut
ayahnya, guru dan tuannya agar tidak dengan menyebut nama saja.
Diriwayatkan dalam Kitab Ibnu As-Sunni, dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan jalan di depannya, jangan membantahnya, jangan duduk sebelum ia duduk, jangan memanggilnya cuma dengan namanya saja.” Yang dimaksud jangan membantah adalah membantah orang tua ketika orang tua mengingatkan keras atau mengajari adab pada kita.
Dari ‘Abdullah bin Zahr, ia berkata, “Termasuk durhaka pada orang tua adalah engkau memanggil orang tua dengan namanya saja dan engkau berjalan di depannya.” (Al-Majmu’, 8: 257)
Termasuk dalam hal ini adalah adab ketika bergaul dengan yang lebih tua. Kalau di tempat kita biasa memanggil dengan panggilan “mas” atau “bang” atau “kang”, maka jangan hanya dipanggil dengan namanya saja. Itu bagian dari adab. Ini adalah adat ketimuran kita yang bisa dilestarikan dan tak dilarang oleh Islam.
Ibnu Taimiyah berkata,
وَالْأَصْلُ فِي الْعَادَاتِ لَا يُحْظَرُ مِنْهَا إلَّا مَا حَظَرَهُ اللَّهُ
“Hukum asal adat (kebiasaan masyarakat) adalah tidaklah masalah selama tidak ada yang dilarang oleh Allah di dalamnya” (Majmu’ah Al-Fatawa, 4: 196)
Menghormati yang lebih tua ini juga diingatkan dalam hadits ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيرَنَا
“Tidak termasuk golongan kami siapa yang tidak menyayangi yang kecil di antara kita dan tidak menghormati yang lebih tua di antara kita.” (HR. Tirmidzi no. 1919. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits shahih..
Diriwayatkan dalam Kitab Ibnu As-Sunni, dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan jalan di depannya, jangan membantahnya, jangan duduk sebelum ia duduk, jangan memanggilnya cuma dengan namanya saja.” Yang dimaksud jangan membantah adalah membantah orang tua ketika orang tua mengingatkan keras atau mengajari adab pada kita.
Dari ‘Abdullah bin Zahr, ia berkata, “Termasuk durhaka pada orang tua adalah engkau memanggil orang tua dengan namanya saja dan engkau berjalan di depannya.” (Al-Majmu’, 8: 257)
Termasuk dalam hal ini adalah adab ketika bergaul dengan yang lebih tua. Kalau di tempat kita biasa memanggil dengan panggilan “mas” atau “bang” atau “kang”, maka jangan hanya dipanggil dengan namanya saja. Itu bagian dari adab. Ini adalah adat ketimuran kita yang bisa dilestarikan dan tak dilarang oleh Islam.
Ibnu Taimiyah berkata,
وَالْأَصْلُ فِي الْعَادَاتِ لَا يُحْظَرُ مِنْهَا إلَّا مَا حَظَرَهُ اللَّهُ
“Hukum asal adat (kebiasaan masyarakat) adalah tidaklah masalah selama tidak ada yang dilarang oleh Allah di dalamnya” (Majmu’ah Al-Fatawa, 4: 196)
Menghormati yang lebih tua ini juga diingatkan dalam hadits ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيرَنَا
“Tidak termasuk golongan kami siapa yang tidak menyayangi yang kecil di antara kita dan tidak menghormati yang lebih tua di antara kita.” (HR. Tirmidzi no. 1919. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits shahih..
Thursday, 12 November 2015
Syetan Akan Melakukan 8 GODAAN Ini Ketika Manusia Shalat
Apa saja tanda-tanda gangguan syetan dalam shalat? Ini dia ulasannya berdasarkan hadits Rasulullah:
1. Ragu ketika wudhu
Diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dari Ubay bin Ka’ab bahwa Rasulullah bersabda “sesungguhnya didalam wudhu ada setan yang dikenal dengan al-Walhan. Karena itu berhati-hatilah kalian dari bisikkan air”. (dalam riwayat Ibnu Majah dan al Hakim dengan lafadz “sesungguhnya dalam wudhu itu ada setan yang dinamakan al Walhan karena itu waspadailah dia”)
Ibnul Qayyim rahimahullaah berkata: “Termasuk tipu daya syetan yang banyak mengganggu mereka adalah was-was dalam bersuci (berwudhu) dan niat atau saat takbiratul ihram dalam sholat”. Was-was itu membuat mereka tersiksa dan tidak tenteram.
Abu Dawud, Tirmidzi, dan an Nasa’I meriwayatkan dari Abdullah bin Mughofal, Rosulullah bersabda “Janganlah kamu kencing di air pemandian karena umumnya bisikan itu berasal dari tempat itu”. (Riwayat Abu Dawud dengan lafadz “Janganlah kamu kencing ditempat pemandian lalu mandi di tempat itu”.). Imam Ahmad menambahkan “Kemudian ia berwudhu, karena sesungguhnya was-was itu pada umumnya berasal dari situ”.
2. Salah Bacaan
‘Utsman bin Abil ‘Ash datang kepada Rasulullah dan mengadu: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syetan telah hadir dalam sholatku dan membuat bacaanku salah dan rancu”. Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam menjawab, “Itulah syaitan yang disebut dengan Khinzib. Apabila kamu merasakan kehadirannya, maka meludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada Allah Subhaanahu wa ta’aala Akupun melakukan hal itu dan Allah Subhaanahu wa ta’aala menghilangkan gangguan itu dariku” (HR. Muslim)
3. Lupa Rakaat Shalat
Al Bazzar dan at Thabroni mengkisahkan riwayat dari bapak Abi al Malih bahwa ada seseorang lelaki yang bertanya kepada Rosulullah “Wahai Rosulullah, aku mengadu padamu tentang bisikkan, yang menimpa dalam sholatku sehingga aku tidak mengetahui apakah bilangan sholatku genap atau ganjil”. Lalu Rosulullah bersabda “Andaikan kamu mengalami seperti itu angkatlah jemari jempol tangan kananmu lalu tusukkan pada paha kiri kamu dan ucapkan ‘bismillah’, karena itu merupakan pisau setan.
“Jika salah seorang dari kalian
sholat, syetan akan datang kepadanya untuk menggodanya sampai ia tidak tahu berapa rakaat yang ia telah kerjakan. Apabila salah seorang dari kalian mengalami hal itu, hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi) saat ia masih duduk dan sebelum salam, setelah itu baru mengucapkan salam” (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Membuat Ragu Apakah Telah Kentut/ berhadas
Abdurrozaq dan Ibnu ad Dunya meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud ia berkata “Sesungguhnya setan berputar kepada salah seorang kamu di dalam sholatnya untuk mengganggu sholatnya dan apabila ia tidak berhasil maka setan meniup duburnya hingga ia ragu apakah ia hadas atau tidak. Maka janganlah seseorang kamu berpaling hingga ia mencium bau atau mendengarkan suara”.
Ibnu Mas’ud meriwayatkan ia berkata “Sesungguhnya setan-setan mengalir pada peredaran darah manusia hingga ia dating pada salah seorang kamu dalam sholatnya maka ia meniup pada duburnya dan ia membasahi saluran kencingnya kemudian ia berkata ‘engkau telah berhadas’. Maka janganlah berpaling salah seorang kamu hingga ia mencium bau atau mendengar suara atau mendapatkan basah”.
5. Merasa mengantuk
Ath Thobroni meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud ia berkata “Mengantuk ketika berperang adalah ketentraman dari Allah dan mengantuk ketika sholat adalah dari setan”.
6. Menguap, Bersin, Muntah, Mimisan
Meriwayatkan oleh Ibnu Syaibah dan ath Thobroni ia berkata “Menguap dan bersin dalam sholat adalah dari setan”.
At Tirmidzi dari Dinar ia berkata “Bersabda Rosulullah : bersin, mengantuk, menguap dalam sholat, haid, muntah dan mimisan adalah dari setan”.
“Adapun menguap itu datangnya dari syetan, maka hendaklah seseorang mencegahnya (menahannya) selagi bisa. Apabila ia berkata ha… berarti syaitan tertawa dalam mulutnya” (HR Bukhari dan Muslim)
“Apabila salah seorang dari kalian bimbang atas apa yang dirasakan di perutnya apakah telah keluar sesuatu darinya atau tidak, maka janganlah sekali-kali ia keluar dari masjid sampai ia yakin telah mendengar suara (keluarnya angin) atau mencium baunya” (HR Muslim).
7. Mengingat sesuatu yang tadinya terlupa
“Rasulullah saw bersabda, “Apabila dikumandangkan azan sholat, syetan akan berlari seraya terkentut-kentut sampai ia tidak mendengar suara azan tersebut. Apabila muadzin telah selesai azan, ia kembali lagi. Dan jika iqamat dikumandangkan, ia berlari. Apabila telah selesai iqamat, dia kembali lagi. Ia akan selalu bersama orang yang sholat seraya berkata kepadanya: “Ingatlah apa yang tadinya tidak kamu ingat!”, sehingga orang tersebut tidak tahu berapa rakaat ia sholat” (HR Bukhari)
8. Menoleh kanan kiri ketika shalat
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallaah ‘anhaa, ia berkata: “Saya bertanya kepada Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam tentang hukum menengok ketika sholat”. Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam menjawab, “Itu adalah curian syetan atas sholat seorang hamba”. (HR Bukhari)
**
Demikianlah tanda-tanda gangguan syetan ketika kita shalat, semoga kita mengerti bagaimana cara menangkalnya sebagaimana petunjuk Rasulullah shalallaahu alaihi wassalam
1. Ragu ketika wudhu
Diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dari Ubay bin Ka’ab bahwa Rasulullah bersabda “sesungguhnya didalam wudhu ada setan yang dikenal dengan al-Walhan. Karena itu berhati-hatilah kalian dari bisikkan air”. (dalam riwayat Ibnu Majah dan al Hakim dengan lafadz “sesungguhnya dalam wudhu itu ada setan yang dinamakan al Walhan karena itu waspadailah dia”)
Ibnul Qayyim rahimahullaah berkata: “Termasuk tipu daya syetan yang banyak mengganggu mereka adalah was-was dalam bersuci (berwudhu) dan niat atau saat takbiratul ihram dalam sholat”. Was-was itu membuat mereka tersiksa dan tidak tenteram.
Abu Dawud, Tirmidzi, dan an Nasa’I meriwayatkan dari Abdullah bin Mughofal, Rosulullah bersabda “Janganlah kamu kencing di air pemandian karena umumnya bisikan itu berasal dari tempat itu”. (Riwayat Abu Dawud dengan lafadz “Janganlah kamu kencing ditempat pemandian lalu mandi di tempat itu”.). Imam Ahmad menambahkan “Kemudian ia berwudhu, karena sesungguhnya was-was itu pada umumnya berasal dari situ”.
2. Salah Bacaan
‘Utsman bin Abil ‘Ash datang kepada Rasulullah dan mengadu: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syetan telah hadir dalam sholatku dan membuat bacaanku salah dan rancu”. Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam menjawab, “Itulah syaitan yang disebut dengan Khinzib. Apabila kamu merasakan kehadirannya, maka meludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada Allah Subhaanahu wa ta’aala Akupun melakukan hal itu dan Allah Subhaanahu wa ta’aala menghilangkan gangguan itu dariku” (HR. Muslim)
3. Lupa Rakaat Shalat
Al Bazzar dan at Thabroni mengkisahkan riwayat dari bapak Abi al Malih bahwa ada seseorang lelaki yang bertanya kepada Rosulullah “Wahai Rosulullah, aku mengadu padamu tentang bisikkan, yang menimpa dalam sholatku sehingga aku tidak mengetahui apakah bilangan sholatku genap atau ganjil”. Lalu Rosulullah bersabda “Andaikan kamu mengalami seperti itu angkatlah jemari jempol tangan kananmu lalu tusukkan pada paha kiri kamu dan ucapkan ‘bismillah’, karena itu merupakan pisau setan.
“Jika salah seorang dari kalian
sholat, syetan akan datang kepadanya untuk menggodanya sampai ia tidak tahu berapa rakaat yang ia telah kerjakan. Apabila salah seorang dari kalian mengalami hal itu, hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi) saat ia masih duduk dan sebelum salam, setelah itu baru mengucapkan salam” (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Membuat Ragu Apakah Telah Kentut/ berhadas
Abdurrozaq dan Ibnu ad Dunya meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud ia berkata “Sesungguhnya setan berputar kepada salah seorang kamu di dalam sholatnya untuk mengganggu sholatnya dan apabila ia tidak berhasil maka setan meniup duburnya hingga ia ragu apakah ia hadas atau tidak. Maka janganlah seseorang kamu berpaling hingga ia mencium bau atau mendengarkan suara”.
Ibnu Mas’ud meriwayatkan ia berkata “Sesungguhnya setan-setan mengalir pada peredaran darah manusia hingga ia dating pada salah seorang kamu dalam sholatnya maka ia meniup pada duburnya dan ia membasahi saluran kencingnya kemudian ia berkata ‘engkau telah berhadas’. Maka janganlah berpaling salah seorang kamu hingga ia mencium bau atau mendengar suara atau mendapatkan basah”.
5. Merasa mengantuk
Ath Thobroni meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud ia berkata “Mengantuk ketika berperang adalah ketentraman dari Allah dan mengantuk ketika sholat adalah dari setan”.
6. Menguap, Bersin, Muntah, Mimisan
Meriwayatkan oleh Ibnu Syaibah dan ath Thobroni ia berkata “Menguap dan bersin dalam sholat adalah dari setan”.
At Tirmidzi dari Dinar ia berkata “Bersabda Rosulullah : bersin, mengantuk, menguap dalam sholat, haid, muntah dan mimisan adalah dari setan”.
“Adapun menguap itu datangnya dari syetan, maka hendaklah seseorang mencegahnya (menahannya) selagi bisa. Apabila ia berkata ha… berarti syaitan tertawa dalam mulutnya” (HR Bukhari dan Muslim)
“Apabila salah seorang dari kalian bimbang atas apa yang dirasakan di perutnya apakah telah keluar sesuatu darinya atau tidak, maka janganlah sekali-kali ia keluar dari masjid sampai ia yakin telah mendengar suara (keluarnya angin) atau mencium baunya” (HR Muslim).
7. Mengingat sesuatu yang tadinya terlupa
“Rasulullah saw bersabda, “Apabila dikumandangkan azan sholat, syetan akan berlari seraya terkentut-kentut sampai ia tidak mendengar suara azan tersebut. Apabila muadzin telah selesai azan, ia kembali lagi. Dan jika iqamat dikumandangkan, ia berlari. Apabila telah selesai iqamat, dia kembali lagi. Ia akan selalu bersama orang yang sholat seraya berkata kepadanya: “Ingatlah apa yang tadinya tidak kamu ingat!”, sehingga orang tersebut tidak tahu berapa rakaat ia sholat” (HR Bukhari)
8. Menoleh kanan kiri ketika shalat
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallaah ‘anhaa, ia berkata: “Saya bertanya kepada Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam tentang hukum menengok ketika sholat”. Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam menjawab, “Itu adalah curian syetan atas sholat seorang hamba”. (HR Bukhari)
**
Demikianlah tanda-tanda gangguan syetan ketika kita shalat, semoga kita mengerti bagaimana cara menangkalnya sebagaimana petunjuk Rasulullah shalallaahu alaihi wassalam
Sunday, 11 October 2015
Hijab itu????
Hijab (bahasa Arab: حجاب ħijāb)
adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti penghalang. Pada beberapa
negara berbahasa Arab serta negara-negara Barat, kata "hijab" lebih
sering merujuk kepada kerudung yang digunakan oleh wanita muslim . Namun dalam keilmuan Islam, hijab lebih tepat merujuk kepada tatacara berpakaian yang pantas sesuai dengan tuntunan agama.
Apa landasan wanita berhijab????
Dalam Al Qur'an pada dua surat Al-Ahzab :59 dan An-Nur :31 disebutkan kewajiban wanita muslim menggunakan hijab:
Kemudian dalam surat An-Nur ayat 31:
Bagaimana kriteria yang benar???
Menurut Muhammad Nashiruddin Al Albany kriteria jilbab yang benar hendaklah menutup seluruh badan, kecuali wajah dan dua telapak, jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, bahan tidak tembus pandang, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas diri.
Apa landasan wanita berhijab????
Dalam Al Qur'an pada dua surat Al-Ahzab :59 dan An-Nur :31 disebutkan kewajiban wanita muslim menggunakan hijab:
| “ | Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-Ahzab :59) | ” |
| “ | ...dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya... (An Nuur :31) | ” |
Menurut Muhammad Nashiruddin Al Albany kriteria jilbab yang benar hendaklah menutup seluruh badan, kecuali wajah dan dua telapak, jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, bahan tidak tembus pandang, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas diri.
ْ "ALASAN KENAPA WANITA ITU HARUS BERHIJAB"
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Alkisah ada sebuah percakapan antara Syeikh dengan Lelaki Inggris. Seorang lelaki Inggris berkunjung ke Arab Saudi. Dia penasaran dengan wanita-wanita Islam, kemudian dia memberanikan diri bertanya kepada seorang Syeikh :
Lelaki Inggris : "Kenapa wanita Islam tidak boleh berjabat tangan dengan Pria?"
Syeikh : "Bisakah kamu berjabat tangan dengan Ratu Elizabeth?"
Lelaki Inggris : "Oh tentu tidak bisa, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa berjabat tangan dengan Ratu."
Syeikh tersenyum sambil menjawab : "Tahukah kamu, wanita-wanita kami kaum muslimin adalah para Ratu, dan Ratu tidak boleh berjabat tangan dengan pria manapun yang bukan mahrom baginya"
Lelaki Inggris bertanya kembali : "Terus kenapa juga wanita Islam itu harus berhijab?"
Syeikh tersenyum kembali sambil mengeluarkan dua buah permen : "Saya punya dua buah permen, yang satu bungkusnya sudah saya buka dan yang satunya lagi masih terbungkus rapat. Seandainya.., dua buah permen ini jatuh ke tanah, permen manakah yang akan kamu ambil?"
Lelaki Inggris menjawab : "Tentu saja yang masih ada bungkusnya."
Syeikh kemudian meneruskan perkataannya lagi : "Misalkan lagi ada dua buah donat, donat yang pertama dijual di toko-toko eceran seperti di pedagang-pedagang kaki lima yang tiada penutupnya dan donat yang kedua dijual di toko-toko besar seperti supermaket atau di mall-mall dengan disimpan di sebuah lemari kaca yang indah dan didalamnya pun masih dibungkus sebuah kotak yang cantik. Menurut anda, mana yang lebih mahal diantara kedua donat tersebut?"
Lelaki Inggris : "Jelas lebih mahal donat yang kedua donk, dijualnya aja di toko-toko besar"
Syeikh kembali tersenyum kemudian berkata lagi : "Wanita-wanita kami kaum muslimin itu adalah ibarat INTAN PERMATA yang sangat indah yang tersimpan baik di dasar laut yang sangat dalam dan harganya pun sangat mahal. Jika ingin mencarinya pun harus dengan susah payah dan sungguh-sungguh. Dan wanita-wanita kami kaum muslimin juga ibarat EMAS BERLIAN yang sangat indah yang tersimpan sangat baik didasar tanah yang paling dalam dan harganya pun sangatlah mahal. Jika ingin memilikinya pun harus bersusah payah bahkan nyawa bisa jadi taruhannya.
Masya Allah....
Begitu mulianya wanita dalam pandangan Islam.
"Dunia adalah perhiasan dan perhiasan terbaik dan terindah di dunia adalah wanita sholehah" (Al-Hadits).
"Wallahu A'lam Bish Showab"
Thursday, 20 August 2015
KUMPULAN NASEHAT GUS NASSER PPM 4 BAHASA ALMUHIBBIN 3
1. Jika "UMUR"mu (sehat)
itu adalah
U A N G
Maka kau habiskan
Untuk Apa??
_________
2. Jika kamu "PRIA"
Menikahlah dgn
Membawa "HARTA"
_______
Tp jika kamu "WANITA" menikalah
meski hx membawa
Cinta...
3. Berebut
Roti
Kursi
Peci
Jgn lupa
Siapkan bekal untuk
Ini(mati)
4. Nak ora
Ndang d "KURUNGI"
Tak "BEDIL" lho
Hee
_______
jare kq
NAFSU iku
koyok MANUK
miber kono
miber kene
menclok kono
menclok kene
Nak ora d kurungi.
5. Bismillah...
__________
Berani
HALAL(nikah)
itu "Hebat"
6.
Perlu
Di Ingat
_________
Yang "HEMAT
Itu pangkal jd "KAYA"
Bukan Yang
P E LLL I TTTTT...
hee
itu adalah
U A N G
Maka kau habiskan
Untuk Apa??
_________
2. Jika kamu "PRIA"
Menikahlah dgn
Membawa "HARTA"
_______
Tp jika kamu "WANITA" menikalah
meski hx membawa
Cinta...
3. Berebut
Roti
Kursi
Peci
Jgn lupa
Siapkan bekal untuk
Ini(mati)
4. Nak ora
Ndang d "KURUNGI"
Tak "BEDIL" lho
Hee
_______
jare kq
NAFSU iku
koyok MANUK
miber kono
miber kene
menclok kono
menclok kene
Nak ora d kurungi.
5. Bismillah...
__________
Berani
HALAL(nikah)
itu "Hebat"
6.
Perlu
Di Ingat
_________
Yang "HEMAT
Itu pangkal jd "KAYA"
Bukan Yang
P E LLL I TTTTT...
hee
salam.
7. Nglakoni "DOSO"
Tp ora Gelem
Jaluk "SEPURO"
(I S T I G H F A R)
_______
Iku...
Jare kq podo karo
Ngiseng ora
Gelem "CEWOK"
****
hiiiii....
ayo sopo sg kulino
ra cewok???hee
8. Alhmdulillah
Untuk Tambahan
Hari Ini
Semoga
B E R M A N F A A T
____
Waqul Robbi
Zidni "ILMA"...
9. MasyaALLOH
Jare kq
Kalau mau Jadi
P E N G G E M A R
______
Jadilah
Penggemar
Orang-orang "SHOLIH"
****
10. Jika Sekarang
Kita "MERASA"
Sendiri
________
Pada Saatx nanti
Kita akan
Benar-benar
Sendiri
(mati)
****
11. Orang Miskin
Itu biasa di "TINDAS"
(di sepelekno)
___
Jadi jangan heran
Kalau dia hx bisa "BERSABAR"
tidak bersyukur.
7. Nglakoni "DOSO"
Tp ora Gelem
Jaluk "SEPURO"
(I S T I G H F A R)
_______
Iku...
Jare kq podo karo
Ngiseng ora
Gelem "CEWOK"
****
hiiiii....
ayo sopo sg kulino
ra cewok???hee
8. Alhmdulillah
Untuk Tambahan
Hari Ini
Semoga
B E R M A N F A A T
____
Waqul Robbi
Zidni "ILMA"...
9. MasyaALLOH
Jare kq
Kalau mau Jadi
P E N G G E M A R
______
Jadilah
Penggemar
Orang-orang "SHOLIH"
****
10. Jika Sekarang
Kita "MERASA"
Sendiri
________
Pada Saatx nanti
Kita akan
Benar-benar
Sendiri
(mati)
****
11. Orang Miskin
Itu biasa di "TINDAS"
(di sepelekno)
___
Jadi jangan heran
Kalau dia hx bisa "BERSABAR"
tidak bersyukur.
KUMPULAN NASEHAT GUS NASSER PPM 4 BAHASA ALMUHIBBIN 2
1. Hey
Kamu...!!!
Jangan "TAKUT"
(munduk-munduk)
Dgn Orang "KAYA"
Kecuali yg "SHOLIH"
2. Dawuhipun
Gus Kur
(KH.FATHURROHMAN)
Sarang
__
Wong 'ALIM
ijeh kalah
karo
Wong "SHOLIH"
___
3. Sebenarx
Banyak Hal
Yang bisa d lakukan
Laki-laki
_
Lantas mengapa
Ragu dgn "SANTRI...??
4. Ono
Pitutur Jowo
_______
Yen siro di becik'i liyan iku tulisen ing watu,supoyo ora ilang lan tansah kelingan
__
Tp yen siro gawe kabecik'an marang liyan iku tulisen ing lemah sopoyo enggal ilang lan ora kelingan
____
5. Syekh
Abdul Qodir
Al Jailani
Berkata
_________
Biasakan untuk
Menyimak
Mendengarkan
Nasehat-nasehat
_________
Sebab
Sesungguhx "HATI"
Ketika kosong
Dari nasehat
Maka akan "BUTA"
__________
6. Allohumma
Ashlih Qulubana
__________
Bismillah
Arrohman Arrohim
Dgn "CINTA" Dan
Berbaik sangka
Aku akan Melawan.
7. Berkata
Imam Syafi'i
_____________
Telah aku cari
Teman "SEJATI"
Dalam Setiap masa
Akan tetapi
Usahaku it sia-sia
Belaka
_________
8. Sungguh
Melawan
Ke"JAHAT"an
Diri sendiri
______________
Itu lebih penting
Dari pada melawan
Kejahatan Orang laen
***
Waspadalah
Akan "innan nafsa la ammaarotun bissu'.."
9. Yakin
____________
Suatu Saat
Rasa "AMAN"
Itu akan berubah
Menjadi "KETAKUTAN"
_______
Yaitu ketika
Kematian datang
Maka "SAKIT" bisa jadi
Peringatan dini.
10. S.I.D
_____
Sholawat
Itu
Damai
_____
Ya la qolbin sururuhu qod tawaalaa..
***
efek gk bisa lihat "SID" d Lp Kompi Tuban.
Kamu...!!!
Jangan "TAKUT"
(munduk-munduk)
Dgn Orang "KAYA"
Kecuali yg "SHOLIH"
2. Dawuhipun
Gus Kur
(KH.FATHURROHMAN)
Sarang
__
Wong 'ALIM
ijeh kalah
karo
Wong "SHOLIH"
___
3. Sebenarx
Banyak Hal
Yang bisa d lakukan
Laki-laki
_
Lantas mengapa
Ragu dgn "SANTRI...??
4. Ono
Pitutur Jowo
_______
Yen siro di becik'i liyan iku tulisen ing watu,supoyo ora ilang lan tansah kelingan
__
Tp yen siro gawe kabecik'an marang liyan iku tulisen ing lemah sopoyo enggal ilang lan ora kelingan
____
5. Syekh
Abdul Qodir
Al Jailani
Berkata
_________
Biasakan untuk
Menyimak
Mendengarkan
Nasehat-nasehat
_________
Sebab
Sesungguhx "HATI"
Ketika kosong
Dari nasehat
Maka akan "BUTA"
__________
6. Allohumma
Ashlih Qulubana
__________
Bismillah
Arrohman Arrohim
Dgn "CINTA" Dan
Berbaik sangka
Aku akan Melawan.
7. Berkata
Imam Syafi'i
_____________
Telah aku cari
Teman "SEJATI"
Dalam Setiap masa
Akan tetapi
Usahaku it sia-sia
Belaka
_________
8. Sungguh
Melawan
Ke"JAHAT"an
Diri sendiri
______________
Itu lebih penting
Dari pada melawan
Kejahatan Orang laen
***
Waspadalah
Akan "innan nafsa la ammaarotun bissu'.."
9. Yakin
____________
Suatu Saat
Rasa "AMAN"
Itu akan berubah
Menjadi "KETAKUTAN"
_______
Yaitu ketika
Kematian datang
Maka "SAKIT" bisa jadi
Peringatan dini.
10. S.I.D
_____
Sholawat
Itu
Damai
_____
Ya la qolbin sururuhu qod tawaalaa..
***
efek gk bisa lihat "SID" d Lp Kompi Tuban.
KUMPULAN NASEHAT GUS NASSER PPM 4 BAHASA AL MUHIBBIN
1. M E R D E K A
Tuk Negriku
______
meski
Jiwa ini masih
T E R J A J A H
(nafsu,syahwat,birahi)
Tuk Negriku
______
meski
Jiwa ini masih
T E R J A J A H
(nafsu,syahwat,birahi)
2.Diskriminasi
Tdk hx milik "PENGUASA"
_________
Tapi jg
Milik "KYAI"
Tdk hx milik "PENGUASA"
_________
Tapi jg
Milik "KYAI"
3.Jika "ULAMA''
Ku cium tanganx
Jika "PEJABAT"
Ku jabat tanganx
Jika Rakyat
Sama seperti saya
____
Mari kita duduk bersama "NGOPI"!!!hee
Ku cium tanganx
Jika "PEJABAT"
Ku jabat tanganx
Jika Rakyat
Sama seperti saya
____
Mari kita duduk bersama "NGOPI"!!!hee
4. Ni'mat Tuhan
Manakah yg engkau
Dustakan?
____
Alhamdulillah
Warek...
Manakah yg engkau
Dustakan?
____
Alhamdulillah
Warek...
5.
Golek
Wong "SUGEH"
Gampang...
Golek
Wong "PINTER"
Gampang...
________
Seng angel
Golek wong "SHOLIH"
#dawuhe
Gus Wik Sarang
6. Santri iku
Mergawe
Opo wae tetep "PANTES"
___
seng penting
Halal.
7. Ws
Ora
Usah Susah
___
Gagal
Tdk dgn Menjilat
iku "GAGAH"
____
mpun
ngoten mawon.
8. Ya Alloh
Jgn engkau
Jadikan kami
Hamba-hambaMU
Yg hx pandai
Memamerkan
Ni'mat-ni'matMU
-iso ngene,iso ngono
-nduwe iki,nduwe eko
____
Tp tidak pandai
MenSYUKURix
(bwt bekal ibadah)
9. Pemberian
Terbaik Orang "TUA"
Terhadap anakx
Adalah
______
Memondokanx
(di pinterno agomo)
10.
MasyaALLOH
Nemu Tulisan
______
Jangan takut
Kalau tdk bs "BEKERJA"
Tp
Takutlah kalau
Hanya bisa "BEKERJA"
________
Gus Wik Sarang
6. Santri iku
Mergawe
Opo wae tetep "PANTES"
___
seng penting
Halal.
7. Ws
Ora
Usah Susah
___
Gagal
Tdk dgn Menjilat
iku "GAGAH"
____
mpun
ngoten mawon.
8. Ya Alloh
Jgn engkau
Jadikan kami
Hamba-hambaMU
Yg hx pandai
Memamerkan
Ni'mat-ni'matMU
-iso ngene,iso ngono
-nduwe iki,nduwe eko
____
Tp tidak pandai
MenSYUKURix
(bwt bekal ibadah)
9. Pemberian
Terbaik Orang "TUA"
Terhadap anakx
Adalah
______
Memondokanx
(di pinterno agomo)
10.
MasyaALLOH
Nemu Tulisan
______
Jangan takut
Kalau tdk bs "BEKERJA"
Tp
Takutlah kalau
Hanya bisa "BEKERJA"
________
-buta agama
-ora kober ibadah
-ora kober ibadah
Subscribe to:
Posts (Atom)





