Selama Minyak Lampu Teplok belum Habis, Jangan Berhenti Muthola'ah (Belajar). Kalau hanya Mengandalkan Do'a tanpa Muthola'ah Apa Artinya???

Sunday, 14 February 2016

do'a setelah adzan adzan

Adzan adalah seruan untuk melakukan shalat dengan bacaan yang sudah ditentukan. Adzan juga merupakan sebuah simbol atau pemberitahuan kepada masyarakat muslim bahwa sudah masuk waktu shalat. Bacaan adzan tidak boleh sembarangan karenaa sudah ditentukan oleh Rasul sendiri. Bacaan adzan pun harus dilakukan oleh manusia, tidak boleh hanya mengandalkan tape recorder, misalnya.
Sementara Iqomah adalah pemberitahuan kedua bahwa sebentar lagi shalat berjamaah akan segera dimulai. Bacaan adzan dengan iqomah hampir sama. Makanya iqomah disebut juga sebagai adzan yang kedua.
Itulah pengertian singkat dari adzan dan iqomah. Sekarang kita masuk ke topik sesuai judul, bacaan doa setelah adzan.

Bacaan Doa Setelah Adzan

Perlu diketahui bahwa setelah adzan selesai dikumandangkan, kita disunnahkan untuk membaca doa setelah adzan. Bacaan doa setelah adzan ini juga sudah ditentukan, tidak boleh sesuka hati.
Berikut bacaan doa setelah adzan adalah sebagai berikut:

اَللهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ
وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ يَآاَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Artinya:
Artinya : “Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna, dan shalat yang tetap didirikan, kurniakanlah kepada Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah Ia pada tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan, sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang”
Jika kamu tidak kesulitan dalam melafal bahasa Arab, berikut bacaannya dalam huruf latin.
Allaahumma rabba haadzihid da’watit taammah, washshalaatil qaaimah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasy syarafa wad darajatal ‘aaliyatar rafii’ah, wab’atshu maqaamam mahmuudanil ladzii wa’adtah innaka laa tukhliful mii’aad, ya arhamar raahimiin.

No comments:

Post a Comment