Selama Minyak Lampu Teplok belum Habis, Jangan Berhenti Muthola'ah (Belajar). Kalau hanya Mengandalkan Do'a tanpa Muthola'ah Apa Artinya???

Wednesday, 16 March 2016

PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENANGGULANGI KEHILANGAN ANAK DITEMPAT PARIWISATA




Rekomendasi link
Industry pariwisata sangat besar peranannya bagi Negara, berbagai Negara bergantung banyak dari industry pariwisata ini sebagai sumber pajak dan pendapatan untuk perusahaan yang menjual jasa kepada wisatawan. Oleh karena itu pengenbangan industry pariwisata ini adalah salah satu strategi yang dapakai oleh organisasi Non Pemerintah untuk mempromosikan wilayah tertentu sebagai daerah pariwisata untuk meningkatkan perekonomian daerah tersebut.
Namun yang sering terjadi adalah keaman yang kurang bagi masyarakat. Untuk hal ini mari kita kaitkan dengan ilmu system informasi geografis.
System informasi geografis menurut saya sangat membantu sekali dalam kemajuan teknologi saat ini. System informasi geografis bisa digunakan dalam segala bidang keilmuan dan paling berperan pada bidang geografis.
Saya menginginkan memanfaatkan hal ini dalam keamanan bagi masyarakat dalam dunia liburan keluarga,  rombongan ataupun bersama orang tercinta.
Pada saat ini pariwisata merupakan tempat liburan yang favorit bagi seluruh keluarga di Indonesia, tempat pariwisata banyak didatangi pada musim liburan sekolah, hari raya, akhir tahun dan libur panjang lainnya, sehingga membuat pengunjungnya sangat fantastic dan membeludak mencapai ribuan contoh : Taman Mini Indonesia Indah, Ancol, Jatimpark dan lain – lain.
Pada saat liburan seperti itu banyak orang tua membawa anaknya untuk pergi liburan yang menjadi masalah adalah pengawasan orang tua terhadap anaknya berkurang karena para orang tua asyik bermain sendiri sehingga sering terjadi kasus kehilangan anak karena kelalaian dari orang tua.
Melihat permasalahan  diatas saya mempunyai gagasan untuk menggunakan system informasi geografis untuk menanggulangi masalah kehilangan anak ditempat pariwisata.
Bagaimana kita bisa memanfaatkan ilmu system informasi geografis ini untuk masalah diatas??? Jawabannya sangat simple sekali kita memanfaatkan sinyal untuk mengetahui keberadaan anak kita.
Bagaimana system yang kita gunakan??? Jawabannya adalah kita tanamkan microchip pada gelang pengunjung yang bisa dilacak satelit , dengan sinyal yang ada pada gelang kita bisa mengetahui tempat atau keberadaan anak kita pada layar pengawas. Jadi setiap pengunjung bisa diketahui keberadaannya pada setiap gelang dikasih no urut untuk mempermudah mengetahui keberadaan mereka.
Dengan cara diatas pengunjung tidak perlu panic bangetzzz ketika terpisah dari anggota keluarga atau rombongan bahkan pacar sendiri hehehe… penggunaan system ini akan sangat membantu bagi semua pengunjung sehingga akan meningkatkan jumlah pengunjung karena merasa keamanan yang bagus, tidak khawatir terpisah dari anak, anggota keluarga rombongan maupun kekasih hati. Ketenangan bisa didapatkan oleh para pengunjung sehingga pariwisata tersebut bisa menjadi pariwisata yang dianjurka bagi para wisatawan sebagai safety pariwisata. Keamanan merupakan tolok ukur kualitas suatu pariwisata yang terekomendasi untuk dikunjungi.
Itu salah satu gagasan yang saya pikir berguna untuk dikembangkan di dunia industry pariwisata untuk masa depan. Selain itu masih banyak banget manfaat dari system informasi geografis yang kita manfaatkan.
Beberapa manfaat system informasi geografis sebagai berikut :
Pemanfaatan dan penggunaan lahan merupakan bagian kajian geografi yang perlu dilakukan dengan penuh pertimbangan dari berbagai segi. Tujuannya adalah untuk menentukan zonifikasi lahan yang sesuai dengan karakteristik lahan yang ada. Misalnya, wilayah pemanfaatan lahan di kota biasanya dibagi menjadi daerah pemukiman, industri, perdagangan, perkantoran, fasilitas umum,dan jalur hijau. SIG dapat membantu pembuatan perencanaan masing-masing wilayah tersebut dan hasilnya dapat digunakan sebagai acuan untuk pembangunanutilitas-utilitas yang diperlukan. Lokasi dari utilitas-utilitas yang akan dibangun di daerah perkotaan (urban) perlu dipertimbangkan agar efektif dan tidak melanggar kriteria-kriteria tertentuyang bisa menyebabkan ketidakselarasan. Contohnya, pembangunan tempat sampah. Kriteria-kriteria yang bisa dijadikan parameter antara lain: di luar area pemukiman, berada dalam radius 10 meter dari genangan air, berjarak 5 meter dari jalan raya, dan sebagainya. Dengan kemampuan SIG yang bisa memetakan apa yang ada di luar dan di dalam suatu area, kriteria-kriteriaini nanti digabungkan sehingga memunculkan irisan daerah yang tidak sesuai, agak sesuai, dan sangat sesuai dengan seluruh kriteria. Di daerah pedesaan (rural) manajemen tata guna lahan lebih banyak mengarah ke sektor pertanian. Dengan terpetakannya curah hujan, iklim, kondisitanah, ketinggian, dan keadaan alam, akan membantu penentuan lokasi tanaman, pupuk yang dipakai, dan bagaimana proses pengolahan lahannya. Pembangunan saluran irigasi agar dapat merata dan minimal biayanya dapat dibantu dengan peta sawah ladang, peta pemukiman penduduk, ketinggian masing-masing tempat dan peta kondisi tanah. Penentuan lokasi gudang dan pemasaran hasil pertanian dapat terbantu dengan memanfaatkan peta produksi pangan, penyebarankonsumen, dan peta jaringan transportasi. Selain untuk manajemen pemanfaatan lahan, SIG juga dapat membantu dalam hal penataan ruang. Tujuannya adalah agar penentuan pola pemanfaatan ruang disesuaikan dengan kondisi fisik dan sosial yang ada, sehingga lebih efektif dan efisien. Misalnya penataan ruang perkotaan, pedesaan, permukiman,kawasan industri, dan lainnya.
Manfaat SIG dalam data kekayaan sumber daya alami adalah sebagai berikut:
  • Untuk mengetahui persebaran berbagai sumber daya alam, misalnya minyak bumi, batubara, emas, besi dan barang tambang lainnya.
  • Untuk mengetahui persebaran kawasan lahan, misalnya:
  • Kawasan lahan potensial dan lahan kritis;
  • Kawasan hutan yang masih baik dan hutan rusak;
  • Kawasan lahan pertanian dan perkebunan;
  • Pemanfaatan perubahan penggunaan lahan;
  • Rehabilitasi dan konservasi lahan.
Untuk pengawasan daerah bencana alam
Kemampuan SIG untuk pengawasan daerah bencana alam, misalnya:
  • Memantau luas wilayah bencana alam;
  • Pencegahan terjadinya bencana alam pada masa datang;
  • Menyusun rencana-rencana pembangunan kembali daerah bencana;
  • Penentuan tingkat bahaya erosi;
  • Prediksi ketinggian banjir;
  • Prediksi tingkat kekeringan.
Bidang sosial
Selain dalam inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan pola pembangunan, SIG juga dapat dimanfaatkan dalam bidang sosial. Dalam bidangsosial SIG dapat dimanfaatkan pada hal-hal berikut:
  • Mengetahui potensi dan persebaran penduduk.
  • Mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian serta kemungkinan pola drainasenya.
  • Untuk pendataan dan pengembangan jaringan transportasi.
  • Untuk pendataan dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan dan pembangunan.
  • Untuk pendataan dan pengembangan permukiman penduduk, kawasan industri, sekolah, rumah sakit, sarana hiburan dan rekreasi serta perkantoran.
Dari beberapa manfaat diatas kita harus bersyukur pada Tuhan karena telah membukakan ilmu yang sangat berguna bagi kemajuan manusia. Kemajuan bangsa bisa dilihat dari kemampuan rakyatnya menguasai kemajuan dalam bidang teknologi, karena saat ini teknologi sangat mendukung perkembangan keilmuan dalam segala bidang dan memudahkan pekerjaan manusia yang sulit. Inilah kebesaran Tuhan yang diberikan pada manusia yaitu dengan member akal pikiran yang sempurna.

Semoga artikel diatas bermanfaat bagi kita semua amiin…
Khoirunnas anfauhum linnas (sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang)

No comments:

Post a Comment